Anggota MPR RI Supriyanto Selenggarakan Sosialisasi Empat Pilar Bersama Warga Ponorogo

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONALISME : Anggota MPR RI, Drs. Supriyanto menggelar Sosialisasi Empat Pilar bersama warga Desa Candi, Mlarak, Ponorogo, Jatim. (Foto : Muh Nurcholis)

NASIONALISME : Anggota MPR RI, Drs. Supriyanto menggelar Sosialisasi Empat Pilar bersama warga Desa Candi, Mlarak, Ponorogo, Jatim. (Foto : Muh Nurcholis)

ASUMSI.ID | PONOROGO – Tak kenal lelah, Legislator Partai Gerindra yang saat ini menjadi anggota MPR RI, Drs Supriyanto kembali melakukan Sosialisasi Empat Pilar bersama warga Desa Candi, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (1/5/2023).

Sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tinggal Ika) diikuti oleh 153 orang peserta. Supriyanto yang saat ini menjadi anggota Komisi II DPR RI ini menjelaskan salah satu tugas anggota MPR RI adalah mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.

Yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan Ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara ke berbagai lapisan masyarakat.

BACA JUGA  Miseri Efendy: Pemekaran Desa Tidak Dibatalkan Melainkan Ditunda Sementara Sampai Habis Pemilu 2024

Dalam kesempatan itu Kang Pri sapaan akrab Supriyanto mengatakan saat ini sistem demokrasi dan pemerintahan Indonesia sebenarnya sudah ditetapkan dalam pembukaan konstitusi dasar UUD 1945.

“Di mana, susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat yang landasan utamanya adalah berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa dan diikuti oleh sila kedua hingga kelima Pancasila,” ungkap Kang Pri.

Dia juga meminta kepada warga yang hadir nantinya bisa menyampaikan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Meskipun dewasa ini banyak yang sudah lupa akan Empat Pilar Kebangsaan tersebut, tetapi hal ini menjadi tugas kami untuk terus mensosialisasikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia juga mengharapkan para peserta agar dapat meresapi arti dan makna penting dari Empat Pilar kebangsaan itu sendiri. “Semoga sosialisasi ini dapat bermanfaat dan mempunyai arti penting, yang tidak saja dimaknai sebagai acara seremonial semata, namun lebih jauh harus dapat menjadi catatan penting dalam konteks mengaplikasikan nilai – nilai empat pilar kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Sehingga pada akhirnya, nilai empat pilar kebangsaan diharapkan dapat membentengi serta menjadi pondasi yang utuh bagi semua pihak,” tukasnya. (Muh Nurcholis)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Menteri Nusron dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
‎Polres Boltara Dalami Dugaan Penyalahgunaan 16 Ribu Liter Solar Bersubsidi
‎Bupati Boltara dan Danrem 131/Santiago Perkuat Sinergi, Tinjau Jembatan dan Kopdes

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:26

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Minggu, 6 September 2026 - 10:14

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Sabtu, 5 September 2026 - 14:12

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Sabtu, 5 September 2026 - 14:06

Menteri Nusron dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:15

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Berita Terbaru