KABGOR, Asumsi.id – Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) harus mengambil sikap dan menentukan langkah-langkah nyata. Dengan adanya tim Gugus Tugas Reforma Agraria, mampu mengatasi setiap permasalahan agraria yang ada di Kabupaten Gorongalo.

Hal ini ditegaskan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2022,selasa (14/6/2022) di Hotel Grand’Q Kota Gorontalo.

Seperti diketahui, Rakor GTRA itu dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Gorontalo dan Mengusung tema “Penguatan Pemberdayaan Tanah Melalui Program Penataan Aset dan Penataan Akses Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Gorontalo

Nelson mengatakan, tanah merupakan aset Pemerintah Daerah untuk membangun dalam kesejahteraan masyarakat, walaupun masih banyak problem baik hak kepemilikan sertifikat, pembagian, pengunaan, HGU serta transmigrasi.

“Sehingga dibentuknya Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Gorontalo untuk mengatur menyelesaikan berbagai problem hak tanah demi kesejahteraan masyarakat,” kata Nelson

Melalui Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Gorontalo, yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional dapat mengatasi permasalahan tanah

“Oleh karena itu, Saya berharap kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan sesuai tema – tema yang akan dibicarakan untuk menyelesaikan problem tanah di Kabupaten Gorontalo,” terang Nelson.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo Zufran Amuati mengharapkan, dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten serta kerjasama seluruh jajaran pemangku kepentingan penyelenggaraan reforma agraria yang rakor tersebut.

“Agar tujuan reforma agraria dapat tercapai dan kita berkita – sama dapat mengatasi permasalahan agraria yang ada di kabupaten Gorontalo,”pungkas Zufran.

Terkahir Zufran menyampaikan bahwa Rakor Diikuti 65 peserta dari unsur Satuan Kerja Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, OPD Pemangku Kepentingan Reforma Agraria tergabung dalam GTRA Kabupaten Gorontalo. (*)