Biaya Mahal, Ibrahim Dukalang buka Donasi untuk anaknya pengidap Anemia Aplastik

Sabtu, 24 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Lantaran biaya pengobatan terlalu mahal, seorang pria bernama Ibrahim Dukalang, yang notabene wiraswasta di Gorontalo, open donasi, untuk anaknya yang mengidap Anemia Aplastik.

Menurut Ibrahim, buah hatinya bersama Novita Pau, Radit Dukalang, yang masih berusia 11 tahun itu awalnya merasa cepat kelelahan, dan setelah beberapa hari kemudian, wajah dan seluruh tubuhnya memucat.

“Akhirnya kami membawanya ke RSUD Toto Kabila, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah itu Radit didiagnosis mengidap Anemia Aplastik, dikarenakan tulang sum-sum belakang tidak dapat memproduksi lagi sel darah merah,” kata Ibrahim.

Jadi imbuhnya, Radit kekurangan sel darah merah (hemoglobin) dan trombosit yang membuat gusi mengeluarkan darah, seluruh badan timbul bintik-bintik merah dan lebam.

BACA JUGA  Pemkab dan BPN Gorontalo Bahas Bidang Redistribusi Tanah di Sidang GTRA 2025

Kondisi sekarang, Radit hanya berbaring di kamarnya berusaha bertahan melawan penyakitnya. Kondisi Radit semakin memburuk sehingga hanya berselang 4-5 hari keluar dari RS dan harus masuk lagi RS melakukan Transfusi Darah dan Trombosit.

“Setelah itu Radit mendapat rujukan ke RS di Makassar, untuk pemeriksaan dan perawatan selama 1 bulan lebih, dan hasilnya tetap sama, hanya bergantung pada tranfusi darah dan trombosit. Sampai sekarang melakukan transfusi 2-3 kali dalam sebulan. Apabila tidak dilakukan akan berakibat buruk untuk Radit,” ungkapnya.

Ibrahim membeberkan bahwa dirinya kurang berkecukupan, di mana kesehariannya selaku teknisi barang elektronik, dan istrinya sebagai ibu rumah tangga (IRT).

Ibrahim mengungkapkan, jika Radit adalah anak yang pintar di sekolahnya, dan selalu mendapat peringkat/juara di kelasnya. Namun, sejak sakit dan semakin memburuk, Radit tidak lagi beraktivitas seperti biasanya.

BACA JUGA  Dinas PPKBPPPA Bolmut Gelar Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus Perempuan dan Anak

Radit tidak lagi mengikuti pelajaran di sekolah walaupun dari sekolah sudah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh.

“Keadaan tersulit kami keluarga Radit adalah memikirkan bagaimana Radit bisa sembuh dari penyakitnya, dengan kondisi keluarga kurang berkecukupan,” tutur Ibrahim.

Dirinya membeberkan, biaya yang dibutuhkan untuk transplantasi sebesar Rp800 juta. Biaya Perawatan, biaya obat, biaya inap dan kebutuhan lainnya kurang lebih Rp200 juta.

Radit imbuhnya, sangat membutuhkan bantuan dana dari semua orang untuk dapat melakukan transplantasi sum-sum tulang belakang, agar Radit segera sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

Dia dan keluarga mengaku sudah berjuang mengumpulkan dana, dan hanya cukup untuk membelikan obat-obatan herbal, madu, dan sejenisnya, untuk perawatan harian di rumah. Sedangkan untuk kesembuhan Radit membutuhkan ratusan juta.

BACA JUGA  Kabupaten Boltara Terima Sertifikat Eliminasi Frambusia dari Kemenkes RI

“Radit pernah berkata, dia ingin cepat sembuh biar bisa sekolah lagi, bermain bersama kakak-kakak dan adiknya di rumah, maupun di luar rumah. Semoga jika diberi kesembuhan Radit bisa melanjutkan niat baiknya tersebut,” tandas Ibrahim.

Bagi para calon donatur, dapat mengakses https://kitabisa.com/campaign/banturaditmelawananemiaaplastik, atau menghubungi nomor 0821-5452-8088 (Ibrahim Dukalang) warga Jalan Hasan Dangkua, Perum Resident Blok B No. 5, Kelurahan Kayumerah, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Asumsi.id/CS*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Gorontalo Kucurkan Rp25,2 Miliar untuk THR ASN, Cair Mulai 12 Maret ‎
Ramadan Penuh Berkah, Kadis Perindag Viktor Asiku Salurkan Bantuan untuk Anak-anak Panti Asuhan Tombowata
Wujud Kepedulian Pemkab, Sekda Gorontalo Buka Pasar Murah Bersubsidi di Desa Ilomangga
Kabgor–Minahasa Utara Sepakat Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Safari Ramadan di Kotamobagu, Gubernur Sulut Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Nasional ‎
Aksi Nyata Lawan Stunting! Maryam Sofyan Puhi Serahkan Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Berisiko di Limboto
Wabup Tonny Junus Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Al-Ardan Mongolato
Perkuat Silaturahmi Ramadan, GP Ansor Kotamobagu Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama 

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:03

Pemkab Gorontalo Kucurkan Rp25,2 Miliar untuk THR ASN, Cair Mulai 12 Maret ‎

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:33

Ramadan Penuh Berkah, Kadis Perindag Viktor Asiku Salurkan Bantuan untuk Anak-anak Panti Asuhan Tombowata

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:40

Kabgor–Minahasa Utara Sepakat Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:12

Safari Ramadan di Kotamobagu, Gubernur Sulut Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Nasional ‎

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:46

Aksi Nyata Lawan Stunting! Maryam Sofyan Puhi Serahkan Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Berisiko di Limboto

Berita Terbaru