Bupati Sofyan: Posyandu Harus Jadi Motor Layanan Kesehatan dan Sosial Masyarakat

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limboto, Asumsi.id – Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, mengatakan, Posyandu merupakan motor pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat di tingkat desa.

Begitu disampaikan Bupati saat dia membuka Rapat Advokasi dan Koordinasi Posyandu Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2025 yang digelar di Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Selasa (27/5).

Pelaksanaan rapat tersebut sebagai bentuk tindak lanjut atas terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan PP Nomor 43 Tahun 2014.

Kegiatan ini diikuti oleh kepala Puskesmas, para Camat, Ketua TP-PKK Kecamatan, serta pimpinan OPD terkait. Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi.

BACA JUGA  Bupati Sofyan Resmi diterima Serangkaian Adat Moloopu

“Keberadaan Posyandu harus bertransformasi menjadi pusat layanan yang menyeluruh. Tidak hanya kesehatan ibu dan anak, tapi juga menyasar enam bidang pelayanan dasar,” tekan Bupati Sofyan.

Enam bidang yang dimaksud mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial.

Bupati Sofyan pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga elemen masyarakat, dalam mengoptimalkan peran Posyandu sebagai simpul pelayanan publik di akar rumput.

Di kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail T. Akase, menjelaskan kegiatan itu sebagai bentuk komitmen daerah untuk memperkuat peran Posyandu dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA  Hari Buruh 2026: DPRD Murung Raya Soroti Akses Kerja Layak dan Kualitas SDM Lokal

“Transformasi Posyandu tidak bisa lagi berfokus semata pada layanan kesehatan dasar. Ini adalah integrasi lintas sektor,” ujar Ismail dalam wawancara kepada gorontalokab.go.id.

Karenanya, kegiatan itu diharapkan menjadi momentum konsolidasi lintas OPD untuk membangun sistem Posyandu modern yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
‎Wabup Tonny Lepas Persidago Old Star ke Manado, Dorong Kebangkitan Sepak Bola Gorontalo
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan
Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
Pengurus PWI Sulut 2026-2031 Resmi Dilantik, Gubernur Tekankan Etika dan Kemitraan Pers
PPPK Tak Perlu Cemas, Bupati Sofyan Pastikan Tetap Diakomodasi dalam APBD 2027
Bupati Murung Raya Lepas Kontingen Festival Isen Mulang 2026

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:18

Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44

‎Wabup Tonny Lepas Persidago Old Star ke Manado, Dorong Kebangkitan Sepak Bola Gorontalo

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:47

Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:53

Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25

Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah

Berita Terbaru

Jakarta

Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:47