Gubernur Sulut Lantik Asripan Nani sebagai Pj. Walikota Kotamobagu

oleh -384 Dilihat
Asripan Nani
Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si saat diambil sumpah jabatan sebagai Penjabat (Pj) Walikota Kotamobagu, bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur di Manado, pada Senin (25/9/2023).

Manado, Asumsi.id – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Prof Dr (HC) Olly Dondokambey resmi melantik Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si sebagai Penjabat (Pj) Walikota Kotamobagu, bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur di Manado, pada Senin (25/9/2023).

Sebelumnya, Asripan Nani menjabat sebagai Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sulut.

Selain Walikota Kotamobagu, ada 4 Penjabat Bupati yang ikut dilantik oleh Gubernur Sulut, yaitu Pj. Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulut, Pj. Bupati Minahasa Jemmy Kumendong sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut,

Kemudian, Pj. Bupati Minahasa Tenggara Ronald Sorongan sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulut, dan Pj Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Joi Oroh sebelumnya menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sulut.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Bupati dan Walikota periode 2018-2023 yang masa jabatannya telah berakhir pada tanggal 25 September 2023.

Olly Dondokambey
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan sambutan pada acara pelantikan Penjabat Bupati dan Walikota, Senin (25/9).

“Sehingga apa yang kita saksikan hari ini provinsi Sulawesi Utara tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat dan penghargaan-penghargaan yang diberikan atas kerja dari para pejabat para bupati dan walikota yang hari ini berakhir masa tugas mereka,” kata Gubernur Sulut.

Olly Dondokambey berharap para penjabat Bupati/Walikota terus meningkatkan sinergi dan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulut dan Forkopimda dalam melaksanakan tugasnya.

“Tentunya saya berharap, para penjabat bupati dan walikota yang baru saja dilantik perlu disampaikan kepemimpinan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas dedikasi dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Olly juga mengingatkan kepada para Penjabat tersebut mampu menjalankan tugas dengan baik serta memprioritaskan kepentingan rakyat dengan pembangunan daerah.

“Filosofi jawa, kuasa nggendhong lali, dalam bahasa Indonesia artinya ketika kekuasaan didapat maka kekuasaan dimiliki bisa membuat orang berkuasa menjadi lupa, bisa lupa asal usulnya, bisa lupa teman, bisa lupa keluarga, bisa lupa prosesnya dia duduk menjadi pejabat bupati, jadi saat menjalankan tugas ingat baik-baik ini pepatah Jawa karena ketika kekuasaan itu dapat kadang kadang orang hanya melihat terangnya lampu, tidak pernah melihat sisi gelap kekuasaan itu yang dia dapat,” terangnya. (*/DR)

No More Posts Available.

No more pages to load.