Harga Cabe di Bolmut tembus Rp140 per Kilogram, Kapan Turunnya?

Kamis, 28 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMUT, Asumsi.id – Melonjaknya harga cabe ternyata juga dipantau oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bolmut, harga cabe di pasaran ikut diawasi dalam mencegah inflasi.

Tugas kita memantau harga, memantau stok yang ada. Yang penting tidak terjadi kelangkaan walaupun mahal.

“Untuk mencegah inflasi tugas kita pertama pemantauan harga, pemantauan stok dan kerjasama antar daerah,” kata Kepala Disperindagkop Bolmut melalui Sulastri Ponogoa, pada media ini, Rabu (27/12/223).

Lebih lanjut, Ia menyebutkan ketika barang mahal atau murah pihaknya boleh melakukan kerjasama dengan daerah lain.

“Tapi kalau untuk cabe harga kita sama dengan daerah lain. Jadi tidak mungkin kita lakukan kerjasama,” ujarnya.

BACA JUGA  Murung Raya Raih WTP Lagi dari BPK untuk LKPD 2025

Sulastri juga menjelaskan bahwa cabe yang ada dipasaran di Bolmut itu berasal dari petani lokal dan pasokan dari daerah lain, seperti Gorontalo dan Parigi Moutong (Parimo).

“Cabe yang ada dipasaran itu dari petani lokal dan pasokan dari luar. Harga cabe naik mulai Desember, dari Rp 40.000 hingga sekarang sudah Rp 140.000 perkilogram. Dan ini terjadi di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sementara, ditanya penyebab naiknya harga cabe tersebut diakibatkan dari El nino pada bulan Oktober yang berakibat pada hasil panen di bulan Desember. Pihaknya juga belum dapat memprediksi harga cabe bosa turun.

“Ini berawal akibat dari El nino pada saat musim tanam mulai Oktober dan panen akhir November,” ucap Sulastri.

BACA JUGA  Heriyus Lantik Kadis Dukcapil

“Belum bisa diprediksi turun selama masih Desember,” sambungnya. (*/Dolvin)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BLUD UPTD RSUD Boltara Peringati HUT ke-13, Bupati Sirajudin Lasena Hadiri Perayaan
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
PERKUAT SINERGITAS ANTAR LEMBAGA: KAPOLRES KOTAMOBAGU LAKSANAKAN SILATURAHMI KE DPRD KOTA KOTAMOBAGU
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Bupati Sofyan Puhi Siapkan Perlindungan BPJS Kesehatan bagi 3.013 PPPK Paruh Waktu
Sekda Boltara Tegaskan GTRA 2026 Jadi Langkah Awal Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan
Bupati Sofyan Puhi Kembali Ziarahi Makam Rachmat Gobel, Doa dan Penghormatan Tak Pernah Putus

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:33

BLUD UPTD RSUD Boltara Peringati HUT ke-13, Bupati Sirajudin Lasena Hadiri Perayaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:16

Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:04

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:03

PERKUAT SINERGITAS ANTAR LEMBAGA: KAPOLRES KOTAMOBAGU LAKSANAKAN SILATURAHMI KE DPRD KOTA KOTAMOBAGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:12

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Berita Terbaru