BOLMUT, Asumsi.id – Sukses meraih penghargaan Nasional Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Pratama tahun 2021 menempatkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menjadi objek kunjungan studi tiru dari daerah lain.

Seperti yang terlihat hari ini, Rabu (8/6/2022), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmut dr Jusnan C. Mokoginta, MARS, menerima rombongan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melakukan kunjungan studi tiru di Bolmut, tepatnya di Ruang Kerja Sekda Kabupaten Bolmut.

Rombongan DP3A Minut dipimpin Kepala Bidang Pengarustamaan Gender DP3A Minut Edward H. Tamamilang, SE, dan para Kepala Seksi Billy Somba, SH, Laura Sakul, SH, dan Reflin Rumengan, SH.

Mengawali pertemuan itu, Sekda Bolmut menyampaikan selamat datang kepada rombongan DP3A Kabupaten Minut di Kabupaten Bolmut.

“Saya bersama Kepala Dinas PPKBPPPA, Staf Khusus Bupati, dan jajaran Dinas PPKBPPPA,” kata Sekda.

Sementara, Kepala Bidang Pengarustamaan Gender DP3A Minut Edward H. Tamamilang, SE, mengungkapkan bahwa atas perintah Kepala Daerah Minut, pihaknya melakukan studi tiru di Kabupaten Bolmut. Karena salah satu Kabupaten yang meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2021.

“Kami tau bahwa Kabupaten Bolmut salah satu meraih penghargaan yaitu APE. Sehingga pada kesempatan ini kami datang belajar,” ungkapnya.

Laura Sakul menambahkan, “Di Bolmut cuma bidang tapi mendapatkan penghargaan, tapi kami sudah dinas namun belum mendapatkan penghargaan. Sejujurnya, kami juga masih baru dalam jabatan ini makanya kami diperintahkan Bupati melalui Kepala Dinas untuk melakukan studi tiru di Bolmut,” akunya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PPKBPPPA Bolmut Yani Lasama, SKM, menjelaskan bahwa Raihan APE tersebut ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Bolmut dalam memperjuangkan pengarustamaan gender dan perlindungan anak.

“Ada komitmen Pemda untuk melibatkan seluruh perempuan di segala hal sampai di tingkat desa. Atas komitmen itu, kami ramu kedalam beberapa peraturan Bupati sebagai dasar pelaksanaan,” pungkasnya. (Dr)