Kakanwil Kemenag Sulut Hadiri Raker TPPS dan Satgas Penurunan Stunting

Rabu, 22 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASUMSI.ID | MINUTKepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) H. Sarbin Sehe menghadiri Rapat Kerja (Raker) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Satuan Tugas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi dan Kab/Kota, di Hotel Sentra Minahasa Utara (Minut), Selasa (21/3/2023).

Saat dikonformasi Tim Humas, Kakanwil mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya bersama dalam misi pencegahan stunting bagi anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto dengan mengangkat tema Sinergitas dan Optimalisasi Pemerintah Daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulut diwakili Kepala Bappeda Sulut Elvira Katuuk, Korem Danren Brigjen TNI, Mukhlis, Kolonel Pasukan TNI AU, Paulus Purwadi dan Pemerintah Daerah perwakilan Kab/Kota se-Sulut.

BACA JUGA  Bangun Budaya Sadar Risiko, Kemenkumham Babel Gelar Penguatan Manajemen Risiko

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Diano Tino Tandaju dalam sambutannya, menyampaikan selamat datang dan terimakasih serta apresiasi yang tinggi karena telah menghadiri rapat kerja tim ini.

Ia menuturkan, upaya pencegahan stunting sejalan dengan RPJMN Presiden RI yang diimplementasikan melalui Perpres no. 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Peraturan BKKBN RI no. 12 tahun 2021.

“Ini bukan tugas yang mudah, karena itu wajib kita bergandengan tangan bekerja sama mencegah stunting,” ungkap Diano.

Sebagai informasi, stunting merupakan masalah gizi kronis dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi yang diperoleh oleh balita sejak awal masa emas kehidupan pertama, dimulai dari dalam kandungan (9 bulan 10 hari) sampai dengan usia dua tahun.

BACA JUGA  Pemkab Bolmut Gelar Rapat Konsolidasi Audit Stunting II dan Rencana Strategis Penanganan Stunting

Stunting akan terlihat pada anak saat menginjak usia dua tahun, yang mana tinggi rata-rata anak kurang dari anak seusianya.

Sejumlah upaya pencegahan terus dilakukan pemerintah, diantaranya peningkatan gizi masyarakat melalui pemberian makanan tambahan, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri juga pemberian tambahan makanan protein.

Diano menyebutkan, upaya pemerintah tersebut membuahkan hasil dengan menunjukkan prevelensi stunting yang sebelumnya ada di angka 21,6 saat ini turun menjadi 20,5. *

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hadiri HUT ke-32 Jemaat GMIBM Komus II Timur, Bupati Boltara Serahkan Bantuan Beras
Bupati Sofyan Tegaskan Navigasi Iman Wajib, Kehadiran ASN Harus Maksimal
Juara Umum MTQ Gorontalo Diraih Tabongo, Ini Daftar Lengkapnya ‎
Pengumpulan Data Yuridis PTSL 2026 di Desa Soligir Berjalan Lancar
Bupati Boltara Canangkan Gerakan Indonesia ASRI, Wajibkan Aksi Bersih 30 Menit Tiap Hari Kerja
Kormi Murung Raya Resmi Dikukuhkan, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin Pimpin Organisasi
Bupati Thariq Modanggu Apresiasi Kunjungan Wamen Transmigrasi, Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Transmigrasi
‎Pemdes Persatuan Gelar Peningkatan Kapasitas Kader untuk Percepat Penanganan Stunting

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:47

Hadiri HUT ke-32 Jemaat GMIBM Komus II Timur, Bupati Boltara Serahkan Bantuan Beras

Jumat, 10 April 2026 - 14:49

Bupati Sofyan Tegaskan Navigasi Iman Wajib, Kehadiran ASN Harus Maksimal

Jumat, 10 April 2026 - 14:34

Juara Umum MTQ Gorontalo Diraih Tabongo, Ini Daftar Lengkapnya ‎

Jumat, 10 April 2026 - 11:25

Pengumpulan Data Yuridis PTSL 2026 di Desa Soligir Berjalan Lancar

Jumat, 10 April 2026 - 11:07

Bupati Boltara Canangkan Gerakan Indonesia ASRI, Wajibkan Aksi Bersih 30 Menit Tiap Hari Kerja

Berita Terbaru