Kang Bupati Ponorogo Hadiri Pentas Reog Obyok Kecamatan Bungkal

Sabtu, 19 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Belasan grup menampilkan kesenian reog secara massal bertema Pentas Reog Obyok di Lapangan Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jum’at (18/8/2023).

Pertunjukan Reog Ponorogo di luar festival atau disebut Reog Obyok itu menampilkan 19 Dadak Merak lengkap dengan penari Jathilan dan Bujang Ganong dari kelompok kesenian reog dari 19 Desa di Kecamatan Bungkal.

Pertunjukan kesenian Reog Obyok secara massal tersebut dalam rangka peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. Camat Bungkal Siti Hanifah menjelaskan bahwa pertunjukan reog sore ini diniatkan menjadi hiburan bagi warga di wilayah Kecamatan Bungkal.

“Pertunjukan reog obyok kolosal ini tujuannya untuk memberi hiburan kepada masyarakat dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-78,” tutur Siti Hanifah.

BACA JUGA  Polres Ponorogo Amankan Suran Agung, Kawal Pesilat ke Madiun

Bupati Ponorogo

Pihaknya mengapresiasi antusiasme tinggi masyarakat Kecamatan Bungkal untuk menonton kesenian tradisional asli Ponorogo ini.

“Para warga bahkan sampai memadati area lapangan dan rela berdesakan,” paparnya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut penampilan bareng belasan grup reog itu sebagai sendratari besar untuk tingkat Kecamatan. Tak ubahnya penampilan reog di Panggung Utama Alun-Alun bersamaan berlangsungnya Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Festival reog dan reog obyog adalah bagian evolusi dari perkembangan budaya yang setiap masa mengalami pembaruan.

Reog Obyok

Pesona reog obyog tetap memukau. Masyarakat antusias menyaksikan sendratari yang melibatkan belasan dhadhak merak dengan jumlah penari yang menyentuh angka 200 orang itu. Penonton membuat kalangan (lingkaran) rapat tanpa sekat saat menyaksikan pentas Reog Obyog.

BACA JUGA  ‎Bupati Ponorogo Digiring ke KPK Usai OTT

“Ketika gong dan kendang ditabuh (dipukul) dan bunyi srompet melengking, masyarakat langsung datang berbondong-bondong. Itulah kekuatan Reog Ponorogo yang dapat mengumpulkan massa dalam jumlah besar,” beber Kang Bupati. (Muh Nurcholis)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU
Prof. Fory Armin Naway: Gorontalo Berduka, Kehilangan Sosok yang Perduli dan Bersahaja
‎Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru, AKBP Andhika Sampaikan Empat Arahan Utama
SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU
‎Ketua DPRD Boltara Hadiri Prosesi Adat Penyambutan Kapolres Baru dan Pelepasan AKBP Juleigtin Siahaan
‎Pemkab Boltara Gelar Prosesi Adat Penyambutan Kapolres Baru dan Pelepasan Kapolres Lama
Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun
Tinjau Kantah Kota Batam Bersama Komisi II DPR RI, Wamen ATR/Waka BPN Pastikan Pelayanan Pertanahan Berjalan Efisien

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:29

SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:02

Prof. Fory Armin Naway: Gorontalo Berduka, Kehilangan Sosok yang Perduli dan Bersahaja

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:37

‎Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru, AKBP Andhika Sampaikan Empat Arahan Utama

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:09

SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:03

‎Ketua DPRD Boltara Hadiri Prosesi Adat Penyambutan Kapolres Baru dan Pelepasan AKBP Juleigtin Siahaan

Berita Terbaru