Kondisi ABPD Bolmong Defisit, Pj Bupati Limi Minta Belikan Mobil Dinas Baru

Sabtu, 6 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASUMSI.ID | BOLMONG – Ditengah kondisi APBD yang defisit, Pejabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Limi Mokodompit malah gagah-gagahan dengan membeli kendaraan dinas baru.

Informasi yang dihimpun, anggaran untuk pengadaan mobil dinas untuk bupati, diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2022.

Bahkan untuk pembelian mobil dinas, Limi memilih jenis Fortuner tipe terbaru. Anggaran untuk pengadaan mobil dinas tersebut, mencapai Rp 700 jutaan.

Padahal mobil dinas jenis Alphard masih sangat bisa digunakan. Namun
sayangnya, hanya berstatus penjabat Bupati, malah berfikir untuk pengadaan kendaraan dinas dan lebih condong untuk kenyamanan saja, tanpa berfikir untuk kepentingan publik dan kondisi keuangan daerah.

BACA JUGA  Dinkes Boltara Gelar Sertijab Disaksikan Sekda, Sofian Mokoginta Gantikan Ali Dumbela

Ironisnya lagi, pengadaan kendaraan dinas di APBD 2022, tak pernah dibahas Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bolmong. Setidaknya ini diakui Anggota Banggar DPRD Bolmong Masri Dg Masengi.

Ketua fraksi Nasdem itu menegaskan, pengadaan mobil dinas cacat prosedur, lantaran tidak pernah dibahas di Badan Anggaran (Banggar).

“Saya katakan itu ilegal. Tidak pernah ada pembahasan apalagi persetujuan Banggar untuk pengadaan mobil dinas,” tegasnya.

Ia menegaskan, pengadaan mobil dinas itu tidaklah tepat. Terlebih pengadaan mobil dinas, berjumlah tiga unit.

“Terinformasi ada tiga unit. Dua unit Fortuner dan satu unit Inova. Kalu fortuner untuk pak Sekda, wajar karena sudah lebih dari Enam tahun menggunakan mobil dinas lama,” tuturnya.

BACA JUGA  Pj. Bupati Jusnan Mokoginta Lantik 193 Sangadi di Bolmong

Masri pun mempertanyakan pemanfaatan mobil dinas lama jenis Alphard. Padahal mobil tersebut masih sangat layak.

Begitu juga, pengadaan mobil jenis Inova yang katanya untuk Ketua tim penggerak PKK.

Menurutnya pengadaan mobil dinas belum mendesak. “Saya pastikan, tidak pernah persetujuan di rapat pimpinan maupun banggar untuk pengadaan mobil dinas bupati.

Bukan justru ngotot pengadaan mobil dinas. Apalagi mobil dinas yang digunakan sekarang, masih sangat layak,” ungkapnya.

“Yang dipikiran pejabat harusnya bagaimana agar APBD kita tidak defisit. Bukan justru gagah-gagahan dengan membeli mobil dinas baru,” pungkasnya. (Red*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU
Prof. Fory Armin Naway: Gorontalo Berduka, Kehilangan Sosok yang Perduli dan Bersahaja
‎Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru, AKBP Andhika Sampaikan Empat Arahan Utama
SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU
‎Ketua DPRD Boltara Hadiri Prosesi Adat Penyambutan Kapolres Baru dan Pelepasan AKBP Juleigtin Siahaan
‎Pemkab Boltara Gelar Prosesi Adat Penyambutan Kapolres Baru dan Pelepasan Kapolres Lama
Gandeng 28 Kampus, Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun
Tinjau Kantah Kota Batam Bersama Komisi II DPR RI, Wamen ATR/Waka BPN Pastikan Pelayanan Pertanahan Berjalan Efisien

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:29

SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:02

Prof. Fory Armin Naway: Gorontalo Berduka, Kehilangan Sosok yang Perduli dan Bersahaja

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:37

‎Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru, AKBP Andhika Sampaikan Empat Arahan Utama

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:09

SK Perangkat Desa Kini Diakui sebagai Dasar Kredit, Pemkab Gorontalo–BSG Resmikan Kerja Sama KSU

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:03

‎Ketua DPRD Boltara Hadiri Prosesi Adat Penyambutan Kapolres Baru dan Pelepasan AKBP Juleigtin Siahaan

Berita Terbaru