Melayani Tanpa Terjerat Hukum, PPNI Bolmut Benahi Organisasi dan Perilaku Perawat

oleh -154 Dilihat

ASUMSI.ID, Bolmut – Sebagai seorang perawat tentunya kita harus mengetahui etika dan hukum dalam profesi kita sebagai landasan kita untuk bekerja memberikan layanan keperawatan kepada masyarakat sehingga kita dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pada prinsipnya perawat harus menjalankan tugas sesuai disiplin ilmu yang telah di pelajari selama perkuliahan dan tentunya harus selalu menjaga nama baik organisasi profesi.

Hal itu disampaikan, Ketua Devisi Hukum dan dan Perundang-undangan DPW PPNI Sulawesi Utara (Sulut) Zulkifli Masuara, S.Kep, menjadi narasumber pada acara seminar sehari yang digelar oleh DPD PPNI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dengan judul materi Disiplin Organisasi dan Perilaku Etika Perawat. Yang bertempat di Aula Kantor Camat Kaidipang, Sabtu (25/6/2022).

Lanjut Zulkifli, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengingatkan dan menggugah para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan selalu berpegang pada pedoman dan peraturan yang berlaku, menetapkan dan menjalankan standar prosedur operasional, sesuai kewenangan klinisnya, serta alur pelayanan.

“Dalam hal ini perawat atau tenaga medis harus berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya. Dengan harapan tidak ada perawat yang terjerat hukum karena memberikan pelayanan,” tambahnya.

Maka dari itu, diperlukan suatu pemikiran dan langkah-langkah yang bijaksana sehingga masing-masing pihak baik tenaga medis maupun pasien memperoleh perlindungan hukum yang seadil-adilnya.

Para perawat lebih meningkatkan rasa optimisme dan harapan dengan standar yang terus dijaga sesuai kompetensi yang didasarkan atas cita-cita luhur menyehatkan masyarakat Indonesia khususnya di Bolmut. Sesuai dengan visi dan misi PPNI yakni “Dicintai anggota, disayang pemerintah, dan disegani kolega profesi lainnya”.

Menurutnya adapun kiat-kiat keperawatan yang harus dimiliki seorang perawat diantaranya adalah peduli, berbagi, senyum, menjaga kepercayaan, tanggung jawab, menerima keluhan pasien, selalu mengembangkan pengetahuannya dan yang lainnya.

“Jika semua dilaksanakan saya yakin perawat akan dicintai oleh masyarakat. Intinya adalah, perawat adalah penentu citra sebuah unit pelayanan kesehatan di daerah ini. Maka harus selalu meningkatkan mutu pelayanan keperawatan,” terangnya. (Dolvin)