Pemilu 2024, Jokowi Berpotensi Lirik Dua Figur Ini

oleh -88 Dilihat
Istimewa

NASIONAL, Asumsi.id – Pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Presiden Joko Widodo masih memiliki pengaruh dan kekuatan untuk memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.

Hal itu dikatakan oleh Pengamat Politik Arif Nurul Imam, dilansir dalam Tempo.co, pada Senin (23/5), dirinya menilai bahwa orang nomor satu Indonesia itu berpotensi melirik dua figur ini, yaitu Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo.

“Pada Pemilu Presiden 2024, Joko Widodo sebagai Presiden tentu masih memiliki pengaruh dan kekuatan. Hal tersebut karena dengan otoritas dan jabatannya masih memiliki kewenangan. Selain itu, Jokowi memiliki simpatisan dan barisan sukarelawan yang siap ke mana dukungan Jokowi diarahkan,” kata Arif, saat dihubungi pada hari Sabtu, 22 Mei 2022.

Menurutnya, dari nama-nama kandidat calon presiden seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Airlangga Hartarto, dan Sandiaga Uno.

“Yang potensi dilirik oleh Jokowi adalah Prabowo dan Ganjar,” sebutnya.

Sementara, kandidat lain seperti Puan Maharani, Airlangga Hartarto, dan Sandiaga Uno, menurut Arif, secara riil hanya berpotensi untuk menjadi calon wakil presiden.

“Kalau dari sinyal-sinyal politik kemungkinan arahnya ke Prabowo atau Ganjar. Meski hal tersebut masih tentatif. Jokowi dan sukarelawan tentu akan memilih pasangan calon capres dan cawapres yang se visi dan meneruskan program kerja Jokowi selama dua periode,” ujarnya.

Arif juga menilai calon presiden yang ingin mendapatkan dukungan dari Jokowi harus memiliki program terkoneksi dengan program yang telah dikerjakan pemerintahan saat ini.

Misalnya, setelah tol Pulau Jawa, bagaimana jalan tol tersebut selain menciptakan konektivitas juga memunculkan daerah kawasan pertumbuhan baru. Sebagaimana visi Jokowi yang belum terwujud.

“Saya kira yang sinyal-sinyal mau melanjutkan Jokowi ada dua tokoh tadi, yakni Prabowo dan Ganjar. Hanya melihat dinamika apakah kepada Prabowo atau Ganjar atau malah bisa jadi mereka berpasangan,” katanya.

Sebelumnya Jokowi memang sempat memberi sinyal akan mendukung salah satu calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Hal itu dia sampaikan dalam Rapat Kerja Nasional V relawan Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Mei 2022.

Akan tetapi Jokowi meminta para relawan Projo untuk tak terburu-buru menentukan arah dukungan pada Pilpres 2024. Dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tersebut,

Jokowi menyatakan bahwa dinamika politik saat ini masih sangat cair karena belum ada partai politik yang menentukan pasangan calon. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.