Bolmut

Pemkab Bolmut Gelar Rapat Penguatan Program Inovasi Molihuto Stunting

277
×

Pemkab Bolmut Gelar Rapat Penguatan Program Inovasi Molihuto Stunting

Sebarkan artikel ini

BOLMUT, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Dinas PPKBPPPA Bolmut menggelar Rapat Penguatan Program Inovasi Molihuto Stunting, di Boroko, Jum’at (20/10/2023).

Rapat tersebut dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, SE, Me.Dev, Sekretaris Daerah  Bolmut dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, Ketua TP PKK Bolmut Ny. Ening Sutrisni Sirajudin Lasena-Adam, Asisten Bidang Perekaman dan Pembangunan Sekda Bolmut Dr. Hi. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Si, dan Kepala Dinas PPKBPPPA Bolmut Yani Lasama, SKM.

Dalam sambutan Pj Bupati Bolmut Sirajudin Lasena menyampaikan bahwa program inovasi Molihuto Stunting atau Keroyok Penanganan Stunting merupakan konsep yang tepat dan harus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Di tahun 2023 ini, konsep Mairu Molihuto Stunting yang kita bicarakan saat ini adalah konsep yang sangat linier, sangat pas, sangat baik untuk menangani masalah stunting dan tidak boleh putus,” kata Sirajudin Lasena.

Menurutnya, konsep tersebut tidak boleh hanya sekedar menjadi syarat untuk kita mendapat rangking dalam penanganan masalah stunting.

“Strategi Mairu Molihuto Stunting ini sudah baik bahkan sudah banyak penghargaan yang diterima dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ungkap Sirajudin.

Lebih lanjut, Pj Bupati Bolmut mengatakan bahwa pemerintah daerah menyiapkan anggaran khusus dalam penanganan stunting maupun miskin ekstrim dan inflasi.

“Jadi mulai tahun 2024, hibah yang diberikan kepada lembaga atau organisasi kemasyarakatan, 40 persen dari total anggaran yang diberikan untuk kegiatan penurunan stunting, miskin ekstrim dan inflasi. Bukan hanya untuk untuk biaya rapat atau perjalanan dinas,” tegasnya.

Sirajudin Lasena berharap, konsep Mairu Molihuto Stunting tidak boleh hanya sebatas ada program saja akan tetapi dilakukan secara bersama-sama sesuai konsep Molihuto Stunting.

“Jadi, konsep ini luar biasa, harus dilakukan lintas sektor dan lintas SKPD serta unsur lainnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, peserta rapat diikuti dari unsur PKK, 16 SKPD terkait, Kepala Puskesmas, Camat, dan Sangadi lokus Stunting serta Satgas Stunting Kabupaten Bolmut. (Dolvin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
error

Enjoy this blog? Please spread the word :)