ASUMSI.ID | Limboto – Kabupaten Gorontalo (Kabgor) dipilih menjadi lokasi pusat Pencanangan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2022.

Kegiatan yang bertema “Pulih Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia” itu, dipusatkan di SDN II Kelurahan Hepuhulawa Limboto yang dicanangkan secara resmi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Hamka Hendra Noer.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Gamaria Purnamawati Monoarfa, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kota se Provinsi Gorontalo, Sekda Kab. Gorontalo Roni Sampir dan pejabat teras Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo.

Usai kegiatan ini, Ketua TP-PKK Kab. Gorontalo, Prof. Fory Armin Naway, secara khusus menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Gorontalo yang telah memilih Kabgor sebagai lokasi pencanangan HKGN tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2022.

Dijelaskannya, HKGN merupakan momentum penting untuk menggalang komitmen bersama tentang pentingnya kesehatan gigi dalam kehidupan umat manusia.

Menurut Bunda PAUD Kabgor ini, seperti kesehatan organ tubuh lainnya, kesadaran untuk menjaga dan merawat kesehatan gigi sejatinya dimulai dan diterapkan sejak usia dini. Dengan begitu, gangguan dan keluhan sakit gigi atau kerusakan gigi tidak menjadi momok bagi generasi Indonesia.

Itulah sebabnya, di Kabgor Gerakan Sikat Gigi dan memeriksakan kesehatan gigi sejak tahun 2021 lalu, sudah menjadi program unggulan yang mulai diterapkan di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Melalui program ini, setiap 2 bulan sekali, gerakan sikat gigi dan pemeriksaan kesehatan gigi bagi anak-anak PAUD dilaksanakan di setiap kecamatan dengan mengerahkan tenaga medis yang dikoordinasikan langsung oleh Bunda PAUD Kabgor.

Untuk tahun 2022 ini dan ke depan, Gerakan sikat gigi dan memeriksakan kesehatan gigi ini akan menjadi program unggulan TP-PKK yang akan merambah ke anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar.

Untuk merealisasikan gerakan ini, Ketua PGRI Kab. Gorontalo ini akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, terutama melibatkan seluruh lintas sektor dari Rumah Sakit,.Dinas Kesehatan dan Puskesmas, hingga kader PKK

Untuk efektifitas dan efisiensi gerakan ini, Fory Armin Naway menggagas pelaksanaannya per kecamatan atau per desa yang akan dibahas lebih lanjut. (*)