ASUMSI.ID | KOTA BOGOR – Perum Perhutani yang merupakan salah satu bagian Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar Pasar Murah Safari Ramadhan BUMN yang dilaksanakan di Gedung Olahlaga Padjadjaran Jalan Jenderal Ahmad Yani, Tanah Sareal Kota Bogor, Kamis (30/3/2023).
Turut hadir dalam kegiatan itu, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga, Direktur Umum Perhutani M. Deny Ermasnyah, Wakil Wali Kota Bogor Deddy A. Rahim, Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Achmad Rusliadi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kota Bogor.
Dalam kesempatan itu, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyampaikan, kegiatan Pasar murah Safari Ramadhan BUMN 2023 ini berupa penjualan 1.000 paket sembako dengan harga terjangkau.
Yang dijual yaitu Beras 5 kg, Minyak Goreng 1 liter dan 1 kg Gula yang dibandrol seharga Rp. 55.000 per paketnya.
“Program Kementrian BUMN ini diharapkan dapat membantu masyarakat guna mendorong pemerataan dan keseimbangan pasar,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Direktur Utama Perhutani melalui Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Achmad Rusliadi mengatakan Perum Perhutani salah satu beberapa BUMN yang mengadakan Pasar Murah Safari Ramadhan.
Lebih lanjut, Achmad menyebutkan BUMN memiliki beberapa program kerja yang selaras dengan Program Kerja Kementrian BUMN, salah satunya adalah Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau disingkat TJSL.
“Program Safari Ramadhan BUMN tahun 2023 ini berupa penjualan 1000 paket sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat dan program TJSL ini tidak terbatas kepada masyarakat diwilayah Kawasan hutan, seperti saat ini dilaksanakan bagi warga Kota Bogor”.
Selain itu, “Perhutani juga membuka stand Mudik Gratis Perhutani bagi masyarakat yang akan mudik sekitar Jawa yang nanti akan dilaksanakan secara serentak oleh Kementrian BUMN,” ujarnya.
Sementara, Wakil Wali Kota Bogor Deddy A. Rahim saat membuka Pasar Murah Safari Ramadhan BUMN mengapresiasi Langkah yang diambil oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini BUMN Perhutani yaitu Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, meskipun hanya dilaksanakan satu hari.
“Harapan kedepannya BUMN dapat terus memberikan kontribusi dan perhatian kepada masyarakat, mengingat saat Ramadhan 1444 Hijrah ini kondisi masyarakat masih dalam pemulihan ekonomi paska pandemi covid 19,” ungkapnya.
Disampaikan pula, Kota Bogor tingkat pertumbuhan ekonominya cukup tinggi di Jawa Barat, yakni 5 poin 65 sedangkan di Jawa Barat 4 point 43 masih diatas nasional dan Jawa Barat, tetapi masyarakat yang terdampak pandemic masih banyak.
Sanusi, salah satu warga Tanah Sareal Kota Bogor menyampaikan ucapan terima kasih atas program Kementrian BUMN yang dilaksanakan oleh Perhutani hari ini.
“Kami berharap kedepannya seperti yang disampaikan tadi oleh pak Wakil Walikota, ada program lainnya yang dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup baik sandang maupun pangannya” harapannya. (kom-pht/bgr/mul).








