Proyek Jalan Goyo Senilai 18 M Belum Tuntas Hingga 2023

Selasa, 17 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Ollot – Goyo, Kecamatan Bolangitang Barat, Senin (16/1/2023).

Kondisi Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Ollot – Goyo, Kecamatan Bolangitang Barat, Senin (16/1/2023).

ASUMSI.ID | BOLMUT – Pelaksanaan Proyek Paket Rekontruksi/Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Ollot – Goyo, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) ini meleset dari jadwal dan diduga pekerjaan asal jadi.

Sejumlah wartawan menyempatkan meninjau lokasi proyek yang digarap oleh dua pelaksana yakni PT Lia Membangun Persada (Pelaksanaan) dan CV Civil_Arch Engineering Consultant (Konsultan Pengawas) terbilang lambat, pada Senin (16/1/2023).

Dijumpai sejumlah pekerja masih melaksanakan pekerjaan pada bahu jalan dan drainase. Bahkan talud yang sudah dibangun terdapat beberapa titik yang runtuh.

Kondisi ini sangat disayangkan, paket proyek menghabiskan dana senilai Rp 18.209.023.050, dengan masa pelaksanaan 200 hari kalender terhitung sejak 10 Juni 2022, yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2022 pada Dinas PUPR Kabupaten Bolmut.

BACA JUGA  Bupati Sofyan Tegaskan Navigasi Iman Wajib, Kehadiran ASN Harus Maksimal

Kontraktor pelaksana PT Lia Membangun Persada, Inal, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa keterlambatan pekerjaan karena faktor alam.

“Kalau tidak salah kita bekerja ini sudah sekitar dua Minggu dari akhir kontrak 27 Desember 2022. Keterlambatan ini karena cuaca,” kata Inal.

“Tetap pekerjaan ini kita selesaikan sesuai addendum waktu,” tambahnya.

Ditanya soal berapa lama tambahan waktu pekerjaan dirinya tidak mengetahui pasti.

Sedangkan, untuk talud yang runtuh, Inal mengaku karena benturan dari dump truk pengangkut material, saat mundur.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Bolmut, Yunita Dama, saat dikonfirmasi melalui via telepon mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek tersebut telah mendapat tambahan waktu selama 50 hari.

BACA JUGA  Bupati Sirajudin Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja 2025 dan Sinergitas Program 2026

“Kalau pekerjaan itu, sejak berkahir kontrak akhir Desember kita sudah berikan tambahan waktu selama 50 hari,” ujarnya. (DR)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis
Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII
Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026
Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026
HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik
Syiar Akbar di Kotamobagu Bekali Calon Jamaah Umroh dengan Penguatan Spiritual
‎Kopi Robusta Temanggung Jadi Primadona di Stan Jawa Tengah pada PENAS XVII Gorontalo
PERHIPTANI Rumuskan Langkah Percepat Swasembada Pangan di PENAS KTNA XVII

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:48

Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28

Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:04

Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:44

HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik

Berita Terbaru