ASUMSI.ID | BOLMUTRealisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) belum sesuai target Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) hingga tanggal 2 September 2022 baru mencapai Rp. 743.438.063 atau 56.8 persen dari target sebesar Rp. 1.308.527.933. Bupati tegaskan Pemerintah Desa lebih pro aktif memungut pajak.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bolmut Depri Pontoh, saat menghadiri Rapat Evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2022, bertempat di Aula Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bolmut, Boroko, Senin (5/9/2022).

“Capaian realisasi PBB-P2 di Kabupaten Bolmut, berdasarkan data BPKD sampai dengan tanggal 2 september 2022 yaitu PBB ditargetkan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp. 1.308.527.933 dengan realisasi Rp. 743.438.063 atau dengan presentase rata-rata 56,8 persen,” ungkapnya.

Jika melihat realisasi PBB-P2 yang rata-ratanya masih pada angka 56,8 persen, kata Bupati Bolmut, maka perlu menjadi perhatian bersama khususnya Kepala Desa atau Sangadi.

“Para Bapak-Ibu Sangadi lebih pro aktif untuk memungut PBB di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Depri Pontoh juga mengajak kepada para Sangadi untuk dapat meningkatkan kinerja dalam rangka pencapaian target PBB, sebagai penunjang peningkatan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dikesempatan itu, Bupati Depri menyambut baik serta mendukung secara penuh atas pelaksanaan rapat evaluasi tersebut yang dinilai sangat penting dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah.

Turut Hadir, Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena, Sekertaris Daerah Jusnan C. Mokoginta, Staf Khusus Bupati Bolmut Eddy Pontoh, Kepala BPKD Bolmut Sirajudin Lasena, Camat Bolangitang Barat, Camat Pinogaluman, dan Camat Kaidipang, serta para Sangadi yang berada di 3 wilayah Kecamatan. (Dr)