Boltara, Asumsi.id – Fraksi Karya Bolaang Mongondow Utara Maju DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyampaikan pendapat akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar, Kamis (28/8/2025).
Dalam penyampaian juru bicara, Fraksi Karya Boltara Maju Ronal Bolota, memberikan apresiasi kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD yang telah bekerja keras serta antusias membahas Ranperda Perubahan APBD 2025 sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika kebutuhan pembangunan daerah.
“APBD Perubahan bukan sekadar instrumen administratif, tetapi langkah strategis dalam menjawab tantangan pembangunan yang dinamis, khususnya menghadapi perubahan ekonomi, sosial, serta kebutuhan layanan publik,” tegas Ronal.
Beberapa poin penting yang disampaikan Fraksi Karya Boltara Maju:
1. Kebijakan Umum Anggaran
Fraksi menilai APBD Perubahan merupakan instrumen penting untuk memastikan percepatan pembangunan daerah sesuai dinamika yang berkembang, serta mendukung pencapaian target pembangunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan RKP.
2. Pendapatan Daerah
Fraksi memberikan perhatian serius terhadap masih rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah diminta untuk terus menggali potensi daerah, meningkatkan efektivitas pengelolaan aset, dan mengoptimalkan pajak serta retribusi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3. Belanja Daerah
Belanja daerah harus diarahkan pada sektor prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas, antara lain bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta peningkatan pelayanan publik.
4. Pelaksanaan Program
Fraksi meminta percepatan pelaksanaan program pembangunan secara merata dan transparan di setiap perangkat daerah. Khususnya peningkatan program di dinas teknis serta penambahan dukungan untuk kelompok rentan, seperti bantuan bagi masyarakat kurang mampu dan peningkatan jumlah program sosial.
5. Rekomendasi Fraksi
Fraksi menekankan pentingnya tata kelola APBD yang transparan dan akuntabel agar pembiayaan daerah tidak menambah beban fiskal, serta berharap agar struktur APBD semakin sehat dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Fraksi juga menitipkan perhatian terhadap keberlanjutan program bantuan sosial, penguatan ekonomi masyarakat, hingga program strategis lain yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Di akhir pendapatnya, Fraksi Karya Boltara Maju menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
“Dengan semangat kebersamaan, kami mendukung penuh pembangunan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bolaang Mongondow Utara yang lebih baik,” tutupnya.*










