Sekda Bolmut Hadiri Capacity Building TPID se-Sulut, Ini Arahan Wagub Steven

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, Asumsi.id – Mewakili Penjabat (PJ) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena, Sekretaris Daerah (Sekda) Jusnan C. Mokoginta, menghadiri kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI), di Manado, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka pengendalian inflasi daerah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut itu dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandow.

Turut hadir Kepala Perwakilan BI Sulut Andry Prasmuko, Kepala BPS Sulut, Kepala Kantor Perbendaharaan, jajaran Pemprov Sulut, dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut.

Wagub Steven Kandow, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan sinergitas dalam pengendalian inflasi daerah di Provinsi Sulut.

Inflasi di Sulut yang terkendali dan tercatat lebih rendah dari realisasi inflasi Nasional tidak terlepas dari sinergi erat pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah dan mitra strategis lainnya dalam TPID Provinsi Sulut dan Kab/Kota se-Sulut.

BACA JUGA  Hadiri Treasury Awards 2024, Pj Bupati Bolmut Terima 2 Penghargaan Sekaligus

Lebih lanjut kata Steven, pengendalian inflasi di Sulut terlaksana atas sinergi TPID yang dilakukan melalui 4 pilar yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pilar tersebut ditunjang dengan implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang terlaksana baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Wagub Steven Kandow juga mengapresiasi atas kerja sama dan koordinasi pengendalian inflasi 2023.

Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan TPID utamanya pada akhir tahun di mana terjadi puncak permintaan di Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru di tengah pasokan beberapa komoditas yang terbatas.

Steven juga menyampaikan ucapan terima kasih telah berbagai sinergi dan upaya yang telah dilakukan TPID melalui upaya optimalisasi program pengendalian inflasi di Sulut.

BACA JUGA  DPR Buka Pendaftaran Parlemen Remaja 2024

Adapun yang telah dilakukan melalui:
a. sinergi Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar,
b. realisasi penyaluran Cadangan Beras Pemerintah – Bantuan Pangan melalui Bulog yang diperpanjang sampai dengan bulan Desember 2023,
c. pemanfaatan insentif fiskal untuk pengendalian inflasi,
d. penguatan komunikasi ke masyarakat tentang upaya pengendalian inflasi di Sulut dan sosialisasi bijak belanja juga telah dilakukan untuk menghindari panic buying.

Selain itu, upaya pengendalian inflasi 2023 juga terlihat dari serangkaian penghargaan yang diterima baik melalui TPID awards maupun insentif fiskal.

Hal tersebut merupakan bentuk kerja nyata yang dilakukan para anggota TPID sehingga dapat menjaga kestabilan harga yang lebih baik ke depannya.

Steven Kandow juga mengarahkan dan mendorong perlunya penguatan sinergi antara anggota TPID se-Sulut.

Pertama, Penyusunan laporan evaluasi tahunan pengendalian inflasi di tahun 2023. Batas submisi laporan adalah 23 Februari 2024 yang meliputi process, output, outcome (khusus kota IHK).

BACA JUGA  Di Hadapan Pemimpin Dunia, Presiden Trump Sebut Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia

Dalam hal ini, Bank Indonesia telah menyatakan kesediaan untuk membantu review laporan evaluasi, utamanya dalam konsultasi penyusunan one page summary program pengendalian inflasi unggulan daerah.

Kedua, Penyusunan program strategis pengendalian inflasi 2024 sehingga dapat menjaga stabilitas harga utamanya di tengah tantangan sasaran inflasi yang makin ketat (2,5%±1%) dan risiko ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi. Adapun untuk keterjangkauan harga, TPID perlu menggandeng satgas pangan.

Ketiga, Optimalisasi penggunaan anggaran dana desa yang dapat menggunakan alokasi program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% dari total dana desa serta menggunakan BTT apabila dibutuhkan dan sesuai dengan governance serta menggunakan advis dari Kejaksaan Tinggi. (*/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ikuti Raker Bersama Komisi II DPR RI, Wabup Tonny Bahas Penataan PPPK dan Belanja Pegawai Daerah
Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa
Dua Pekan Berturut-turut, Bupati Sofyan Puhi Seriusi Penataan Kembali Wisata Bersejarah Taluhu Barakati
Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Bupati Sofyan Puhi Salurkan 8.388 Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango
Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia
Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf
Serahkan Lebih dari 1.000 Sertipikat Tanah Wakaf dalam ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:31

Ikuti Raker Bersama Komisi II DPR RI, Wabup Tonny Bahas Penataan PPPK dan Belanja Pegawai Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 12:15

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Akan Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

Senin, 8 Juni 2026 - 11:35

Dua Pekan Berturut-turut, Bupati Sofyan Puhi Seriusi Penataan Kembali Wisata Bersejarah Taluhu Barakati

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:44

Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:22

Bupati Sofyan Puhi Buka Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Penghormatan bagi Lansia

Berita Terbaru