LIMBOTO, Asumsi.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menaikkan peringkat Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun penilaian berikutnya. Hal ini disampaikan saat memimpin sekaligus memberikan materi pada Kegiatan Advokasi Penguatan dan Rapat Koordinasi Evaluasi Gugus Tugas KLA yang berlangsung di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (26/11).
Dalam arahannya, Sekda Sugondo menyampaikan bahwa capaian Kabupaten Gorontalo yang telah delapan tahun berturut-turut berada pada level Madya merupakan bukti konsistensi kerja seluruh OPD. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus menargetkan capaian yang lebih tinggi melalui penguatan substansi program dan sinergi lintas sektor.
“Jika kita ingin naik level, maka ada dua agenda besar yang harus kita perkuat. Pertama, penyempurnaan seluruh aspek administratif sesuai indikator KLA. Kedua, memastikan aksi nyata di lapangan benar-benar berjalan dan terukur. Gugus Tugas harus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, memantau setiap klaster KLA, dan memastikan program kita berdampak langsung pada pemenuhan hak anak,” ujar Sugondo.
Sekda juga menyoroti sejumlah isu strategis yang harus segera ditangani untuk memperkuat penilaian KLA, antara lain kasus kekerasan terhadap anak, anak tidak sekolah, pekerja anak, serta kebutuhan perlindungan khusus bagi kelompok rentan.
“Isu-isu ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah. Keterlibatan keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan adalah kunci agar kita bisa melompat ke kategori yang lebih tinggi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan level KLA membutuhkan bukti nyata komitmen OPD dalam mengarusutamakan pemenuhan hak anak dalam setiap program. “Anak-anak kita adalah calon pemimpin masa depan. Untuk itu, KLA bukan sekadar penghargaan, tetapi tolok ukur keseriusan kita dalam menyediakan ruang yang aman, sehat, dan berkualitas bagi mereka,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gorontalo, Zescamelya Uno, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa penguatan program dan pendataan menjadi strategi utama dalam meningkatkan skor KLA.
“Tahun ini kami menargetkan peningkatan indikator melalui inovasi layanan, percepatan pendataan, serta intensifikasi program perlindungan anak di desa dan kecamatan. Semua OPD harus bergerak serentak untuk mendorong kenaikan level KLA,” jelasnya.
Zescamelya menekankan bahwa penguatan kolaborasi lintas sektor adalah kunci agar Kabupaten Gorontalo dapat melampaui capaian Madya. “Kami berharap seluruh OPD menindaklanjuti arahan ini dengan program yang tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan. Dengan kerja bersama, Kabupaten Gorontalo sangat berpeluang naik ke level yang lebih tinggi,” tutupnya.*













