Sukses Program Bangga Kencana, Dinas PPKBPPPA Bolmut Gelar Audit Kasus Stunting

oleh -167 Dilihat

ASUMSI.ID | BOLMUT – Dalam rangka meningkatkan keberhasilan Program Pembangunan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) menggelar kegiatan Desiminasi Audit Kasus Stunting dan Fasilitasi Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting, yang bertempat di ruang rapat Bapelitbang setempat, Boroko (13/10/2022).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena, dihadiri para tim pakar Audit Kasus Stunting diantaranya Dokter Spesialis Anak dr. Noldy Oktavianus, Pakar Gizi Yohanis A. Tomastola dan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara dr. Alfrida Bayang serta para Kepala OPD terkait, Camat, Kepala Puskesmas dan PLKB se Kabupaten Bolmut.

Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena dalam sambutannya menyampaikan dalam menurunkan tingkat Stunting ini harus dibarengi dengan audit kasus Stunting. Berdasarkan data yang ada Stunting di Bolmut pada tahun 2016 ada pada angka 43 persen dan tahun 2022 turun menjadi 1,61 persen.

BACA JUGA: Rapat Pansus Finalisasi Ranperda tentang Barang Milik Daerah

“Kita harus mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kita dan apa hambatan serta kendala yang dihadapi,” kata Amin Lasena.

Lebih lanjut, Wabup Bolmut mengungkapkan dirinya selaku Ketua Satgas Penanganan Stunting sebelumnya telah berkomitmen dengan pemerintah pusat dalam menurunkan angka Stunting.

“Saya selaku Ketua penanganan Stunting yang di SK kan oleh Bupati, tugas pertama saya sejak dilantik 2018 yaitu ke nasional adalah melakukan komitmen bersama dihadapan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Lanjut Amin, Pemerintah Kabupaten Bolmut menetapkan kata kunci dalam menangani Stunting di daerah tersebut.

“Kunci keberhasilan kita menurunkan Stunting menggunakan istilah “Molihuto” artinya mengikutkan semua elemen masyarakat termasuk stackholder di Bolmut,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PPKBPPPA Bolmut Yani Lasama melalui Sekretaris Dinas PPKBPPPA Widiastuty Posangi mengatakan tujuan kegiatan ini guna membahas identifikasi jumlah kasus, penyebab dan tatakelola yang akan diterapkan serta tingkat efektivitas dan kendala yang terjadi.

BACA JUGA: Dinas PMPTSP Bolmut Gelar Bimtek Perizinan Berbasis Risiko

“Tujuan dari kegiatan ini pada khususnya yaitu mengindentifikasi dan mengetahui penyebabnya resiko Stunting. Kita berharap bersama bekerja keras bersinergi untuk memenuhi target Presiden Jokowi di tahun 2024 pada angka 14 persen,” imbuhnya. (DR)

No More Posts Available.

No more pages to load.