Terima Ketum Partai Golkar di Cikeas, AHY: Kita Butuh Kerja Sama Antar Kekuatan Politik Untuk Bangun Bangsa

Minggu, 30 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SILATURAHMI : Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menemui SBY dan AHY di Cikeas menjelang Pilpres 2024. (Foto : Istimewa)

SILATURAHMI : Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menemui SBY dan AHY di Cikeas menjelang Pilpres 2024. (Foto : Istimewa)

ASUMSI.ID | CIKEAS – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendampingi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menerima silaturahmi yang dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, di Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/4) malam.

Dalam kesempatan itu AHY mengatakan pihaknya maupun Golkar sama-sama membuka diri ke depan, karena butuh kerja sama antar kekuatan politik untuk membangun bangsa.

“Saya dengan sukacita membuka diri untuk bergabungnya kekuatan politik. Kami juga yang saat ini terus membangun Koalisi Perubahan tentu juga membuka diri, karena di negara besar tidak mungkin satu dua elemen saja yang berperan. Basisnya adalah untuk membangun bangsa dibutuhkan kerja sama antar berbagai kekuatan politik. Kita Golkar dan Demokrat ingin berperan lebih besar lagi, lebih baik lagi untuk negeri kita,” ucap AHY di depan para awak media.

BACA JUGA  Terima Logistik Pemilu, Camat Pinogaluman Siap Menyukseskan Pemilu Serentak

Airlangga bersama rombongan tiba di Cikeas lebih kurang pukul 18.47 WIB, disambut langsung dengan hangat di depan gerbang kediaman oleh AHY dan rombongan. Mereka berdua sempat menyapa awak media dan berfoto bersama. Saat berjalan menuju bagian dalam rumah, kedua ketum parpol itu sempat berbincang sejenak. Bahkan, Airlangga mengamati piala Lavani Sports Center yang merupakan tim voli binaan SBY.

“Pialanya makin banyak nih,” puji Airlangga. Setelah itu pertemuan dilaksanakan di perpustakaan pribadi SBY secara tertutup.

AHY juga menjelaskan bahwa pertemuan kedua partai malam ini menyoroti demokrasi di Indonesia yang akhir-akhir ini mengalami kemunduran, seperti halnya wacana pemberlakuan sistem proporsional tertutup dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif 2024. “Sistem proporsional tertutup atau terbuka kita tidak ingin demokrasi kita mundur jauh ke belakang karena perubahan sistem yang fundamental,” ujarnya.

BACA JUGA  Anies Silaturahmi Lebaran Ke Rumah AHY, Demokrat: Pertemuan Penuh Keakraban

Hal lain yang dibahas dalam pertemuan tentu terkait situasi terkini dalam dua minggu terakhir. Sehingga dalam pertemuan Demokrat dan Golkar juga membahas kemungkinan yang bisa dihadapi ke depan.

“Tetapi tentu kita menyikapi konstelasi politik terkini satu-dua minggu terakhir ini luar biasa. Kita ikuti di media massa, masih suasana lebaran tapi begitu dinamis dan rasanya patut bagi dua partai ini untuk duduk bersama dan membicarakan berbagai kemungkinan yang bisa kita hadapi ke depan. Semangatnya adalah bagaimana Indonesia semakin maju dan sejahtera, dan kita berharap tidak ada hak warga negara yang dikebiri, baik hak memilih dan hak untuk dipilih dalam Pilpres dan Pileg 2024 mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Airlangga juga menyampaikan hasil pertemuan. Mereka bersepakat tidak akan menjadikan Pemilu maupun Pilpres 2024 sebagai ajang kontestasi politik yang hanya mementingkan kemenangan seperti di Amerika Serikat.

BACA JUGA  Menteri Nusron: Empat Visi Presiden Prabowo Bertumpu pada Pemanfaatan Tanah dan Tata Ruang yang Berkeadilan

“Partai Golkar dan Partai Demokrat sepakat bahwa pemilu itu bukan the winner takes it all. Artinya kita ini kan Indonesia raya, kita bukan seperti Amerika, demokrasi yang kebarat-baratan itu demokrasi yang the winner takes it all. Sedangkan kita demokrasi Pancasila jadi siapa pun yang menang mari kita bersama-sama membangun negeri,” kata Airlangga.

Turut mendampingi Airlangga dalam pertemuan, antara lain Waketum Partai Golkar Firman Soebagyo, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Bendahara Umum Partai Golkar Dito Ganinduto, Ketua DPP Partai Golkar Airin Rachmi Diany dan Ilham Permana.

Sementara mendamping AHY antara lain Sekretaris Jenderal Teuku Riefky Harsya, Wakil Ketua Umum Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Sekretaris Majelis Tinggi Andi Mallarangeng. (Muh Nurcholis)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Boltara Tegaskan GTRA 2026 Jadi Langkah Awal Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan
Bupati Sofyan Puhi Kembali Ziarahi Makam Rachmat Gobel, Doa dan Penghormatan Tak Pernah Putus
Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI
‎Inggris Nyaris ke Final, Argentina Bangkit di Menit Akhir Menang 2-1
Di Rapat Pleno Diperluas, PWI Sulut Ambil Langkah Tegas Reposisi Wakil Ketua OKK
Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama
Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Baru 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:14

Sekda Boltara Tegaskan GTRA 2026 Jadi Langkah Awal Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:00

Bupati Sofyan Puhi Kembali Ziarahi Makam Rachmat Gobel, Doa dan Penghormatan Tak Pernah Putus

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:48

Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 kepada Komisi II DPR RI

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:16

‎Inggris Nyaris ke Final, Argentina Bangkit di Menit Akhir Menang 2-1

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:13

Di Rapat Pleno Diperluas, PWI Sulut Ambil Langkah Tegas Reposisi Wakil Ketua OKK

Berita Terbaru