55 Kepala Daerah Tak Hadir di Retret Akmil Magelang, 49 Tanpa Kabar

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar akun YouTube https://youtube.com/@metrotvnews?si=NAo_5J6uDE7t3uiH, diunggah pada Jum'at (21/2).

Tangkapan layar akun YouTube https://youtube.com/@metrotvnews?si=NAo_5J6uDE7t3uiH, diunggah pada Jum'at (21/2).

Asumsi.id – Sebanyak 55 kepala daerah dilaporkan tidak dapat mengikuti Retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, 49 kepala daerah tidak memberikan kabar mengenai ketidakhadiran mereka.

Melansir dalam www.metrotvnews.com, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkapkan hal ini dalam program Metro Hari Ini di Metro TV pada Jumat, 21 Februari 2025. “Ada 49 yang tidak ada kabar,” ujar Bima Arya, menyoroti absennya puluhan kepala daerah dari agenda penting tersebut.

Bima tidak menyebutkan 49 kepala daerah itu berasal dari PDIP. Dia menyebut mereka yang tidak ada kabar itu bisa saja dari berbagai latar belakang yang berbeda.

BACA JUGA  Percepat Sertipikasi, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-Sulsel Ringankan BPHTB bagi Masyarakat

“Artinya 49 yang tidak ada kabar ini bisa saja dari latar belakang manapun,” kata Bima.

Mantan Wali Kota Bogor itu berdalih kemungkinan kepala daerah tersebut masih dalam perjalanan, sehingga datang terlambat. Pihaknya akan terus menghubungi mereka.

“Mungkin terlambat atau ada hal-hal lain. Oleh karena itu panitia akan terus menghubungi 49 yang belum hadir ini dengan meminta kejelasan,” kata Bima.

Sementara itu, ada enam kepala daerah yang telah menyampaikan surat izin kepada panitia. Dari enam orang tersebut, lima di antaranya sedang sakit.

“Jadi kami memahami ketidakhadiran mereka dan juga ada yang acara keluarga, sehingga tidak bisa mengikuti rangkaian acara,” katanya.

Mereka yang tidak bisa hadir diminta mengirimkan perwakilan untuk mengikuti retret. Hal ini untuk memastikan berbagai program dari pemerintah pusat bisa selaras dengan daerah.

BACA JUGA  Sofyan-Tony Barengan ikut agenda Retreat di Akmil Magelang

“Karena program ini tidak saja untuk memahami program-program pusat, tetapi juga sinkronisasi pusat dan daerah. Sekaligus memberikan ruang bagi semua kepala daerah untuk saling mengenal satu sama lain,” ucapnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KaST Resmi Ditutup. Bupati Sofyan Ucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak
‎Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Silaturahmi dengan Plt Bupati dan Pimpinan DPRD Boltara
Dorong Pemberdayaan UMKM, Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo Sepakati Kerja Sama Pertukaran Data Penerima KUR
‎Susun Pohon Kinerja OPD, Aditya Pontoh Tekankan Target yang Jelas
800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:22

KaST Resmi Ditutup. Bupati Sofyan Ucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:43

‎Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Silaturahmi dengan Plt Bupati dan Pimpinan DPRD Boltara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:43

Dorong Pemberdayaan UMKM, Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo Sepakati Kerja Sama Pertukaran Data Penerima KUR

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:27

‎Susun Pohon Kinerja OPD, Aditya Pontoh Tekankan Target yang Jelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Berita Terbaru