LIMBOTO, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan rencana pengembangan Pentadio Resort sebagai destinasi wisata kesehatan berbasis hydrotherapy dengan memanfaatkan sumber air panas alami yang menjadi keunggulan kawasan tersebut.
Komitmen itu ditunjukkan Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, saat meninjau lokasi persiapan pembangunan pusat hydrotherapy di kawasan Pentadio Resort, Selasa (14/7/2026).
“Keunggulan Pentadio Resort adalah sumber air panasnya maka potensi ini kita kembangkan jadi pusat hydrotherapy yang tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat,” ujar Sofyan Puhi di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, pengembangan wisata kesehatan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus menghadirkan layanan kesehatan yang memanfaatkan potensi lokal.
Konsep tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, memperpanjang lama kunjungan, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Pembangunan pusat hydrotherapy akan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata, serta RSUD MM Dunda Limboto.
Sinergi tersebut bertujuan memastikan fasilitas yang dibangun memenuhi standar pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata.
Layanan hydrotherapy nantinya akan menghadirkan terapi fisik di kolam air panas dengan pendampingan fisioterapis profesional.
Program terapi meliputi latihan peregangan (stretching), penguatan otot (strengthening), latihan keseimbangan, hingga latihan berjalan yang dirancang untuk membantu mengurangi nyeri, meningkatkan fleksibilitas sendi, memperkuat otot, dan memberikan efek relaksasi bagi pasien.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menargetkan Pentadio Resort tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga berkembang menjadi pusat wisata kesehatan unggulan yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.*








