HMPS PMI UIN Jakarta Sukses Gelar Pengabdian BERDIKARI 2026 di Bogor

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIPUTAT, Asumsi.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan sosial melalui kegiatan bakti sosial BERDIKARI (Berbakti Dedikasi untuk Negeri) 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan selama sepuluh hari pada (9-18/1/2026) di Kampung Jagapati, Desa Tapos 1, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, dengan mengusung semangat pengabdian, pemberdayaan, dan keberlanjutan.

BERDIKARI 2026 tidak hanya menjadi agenda rutin mahasiswa, tetapi dirancang sebagai ruang belajar bersama antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, HMPS PMI berupaya menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat, sekaligus mendorong kesadaran kritis terhadap isu lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Dalam bidang lingkungan, kegiatan ini diisi dengan seminar eco enzyme yang bekerja sama dengan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa. Seminar ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik rumah tangga menjadi cairan eco enzyme yang memiliki nilai guna ekologis dan ekonomis. Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

BACA JUGA  ‎Sintya Bojoh Pimpin Aksi Solidaritas Wartawan di Polda Sulut

Aspek kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian utama. Melalui program cek kesehatan gratis, warga Kampung Jagapati mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat. Program ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama kelompok lansia dan ibu rumah tangga yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Pada ranah pencegahan sosial, BERDIKARI 2026 menghadirkan seminar pencegahan penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (NAPZA) yang disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan ini menargetkan generasi muda dan masyarakat umum agar memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkoba serta peran lingkungan keluarga dan sosial dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA.

Selain itu, dilaksanakan pula penyuluhan pencegahan pernikahan dini yang diisi oleh Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor. Penyuluhan ini menekankan pentingnya perlindungan hak anak, kesiapan mental dan ekonomi, serta dampak jangka panjang pernikahan usia dini terhadap pendidikan dan kualitas hidup.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Tunjukkan Komitmen Kepedulian Sosial di Safari Ramadhan Telaga Jaya

Tidak hanya berfokus pada edukasi, BERDIKARI 2026 juga menghadirkan program revitalisasi MI Abdussalam sebagai bentuk kepedulian terhadap sektor pendidikan. Kegiatan ini meliputi penataan lingkungan sekolah, perbaikan sarana sederhana, serta penguatan semangat belajar peserta didik.

Di sisi lain, kegiatan berkebun dan bertani turut dilaksanakan bersama masyarakat sebagai upaya mendorong kemandirian pangan dan mempererat hubungan mahasiswa dengan warga setempat.

Dalam sambutannya, Muhammad Zidan Ramdani selaku Ketua Umum HMPS Pengembangan Masyarakat Islam UIN Jakarta menegaskan bahwa BERDIKARI bukan sekadar kegiatan bakti sosial, melainkan laboratorium pemberdayaan masyarakat bagi mahasiswa.

“Melalui program ini, kami dapat belajar menerjemahkan teori ke dalam praktik, memahami realitas sosial secara langsung, serta membangun kepekaan dan tanggung jawab sosial sebagai calon pendamping masyarakat di masa depan,” tegasnya.

BACA JUGA  Layanan KB, Sunatan Massal, hingga Edukasi APAR Digelar di Puskesmas Sangkub

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BERDIKARI 2026 menjadi cerminan nyata pengabdian mahasiswa yang tidak berhenti pada simbolik, tetapi menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian adalah proses saling belajar, saling menguatkan, dan menumbuhkan harapan bersama.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bentuk ‘Sabuk Kamtibmas’, Polres Gorontalo Galang Sinergi Total Sukseskan PENAS XVII
‎Bupati Boltara Resmi Lepas Delegasi Paskibraka untuk Seleksi Sulut dan Nasional
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei: Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
Bupati Sofyan Gaspol Persiapan PENAS KTNA XVII, Targetkan Kabupaten Gorontalo Jadi Tuan Rumah Terbaik Nasional
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: _Good Governance_ Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Street Glow Run Perdana Bikin Malam Limboto Bermandikan Cahaya
Nusron Wahid Tekankan Good Governance dan Penguatan SDM dalam SUSBANPIM Banser di Semarang

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:13

Bentuk ‘Sabuk Kamtibmas’, Polres Gorontalo Galang Sinergi Total Sukseskan PENAS XVII

Senin, 18 Mei 2026 - 14:30

‎Bupati Boltara Resmi Lepas Delegasi Paskibraka untuk Seleksi Sulut dan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 00:44

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei: Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:11

Bupati Sofyan Gaspol Persiapan PENAS KTNA XVII, Targetkan Kabupaten Gorontalo Jadi Tuan Rumah Terbaik Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:29

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Berita Terbaru