Peserta FNRP XXX Makin Kompetitif Jelang Penutupan Grebeg Suro Ponorogo 2025

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, Asumsi.id – Sejumlah grup unggulan tampil satu panggung pada hari ketiga Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXX dalam rangka Grebeg Suro 2025, Selasa (24/6/2025). Tak heran, sembilan grup yang tampil malam itu harus berjuang keras untuk menarik perhatian para juri dan penonton.

‎Kemeriahan di lokasi, kawasan Alun-alun Kabupaten Ponorogo sudah terasa sejak penampilan pertama dari SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Grup bernama Taruno Suryo itu diakui sudah tampil semaksimal mungkin dalam festival kali ini.

“Konsep dari reog Taruno Suryo SMA Muhammadiyah ini sesuai dengan konsep garap kita dan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Semoga nanti juga hasilnya bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan,” kata sang pelatih, Ridzwan Miftahul Aji saat ditemui seusai tampil.

BACA JUGA  Sofyan Puhi Kukuhkan Pengurus Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru Gorontalo, Dorong Peran Pramuka dalam Pelestarian Lingkungan

Menurutnya, penampilan para pemain merupakan hasil dari latihan yang intensif selama empat bulan sebelum pertunjukkan. Selebihnya, mereka termotivasi oleh para penonton yang antusias menyaksikan pertunjukkan secara langsung di depan panggung.

Ridzwan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FNRP XXX dan Grebeg Suro 2025. Pengaturan acara hingga tata panggung yang sangat baik diakui menunjang para pemain untuk tampil secara maksimal.

“Tahun kemarin (2024) juara keempat. Semoga paling tidak bertahan atau bisa lebih kalau kita mengharapkan, tapi di sini lain kami cukup puas dengan penampilan kami. Untuk hasil kejuaraan kami serahkan kepada Yang Maha Kuasa dan juri,” ujarnya.

BACA JUGA  Turut Peringati Hari Bhakti Imigrasi, Petugas Rutan Pemalang Ikuti Upacara Tabur Bunga

‎Semakin malam, area penonton terlihat semakin padat seiring dengan jadwal penampilan grup-grup unggulan warga Ponorogo. Di antaranya, SMKN 1 Badegan, SMAN 3 Ponorogo dan SMAN 1 Ponorogo yang merupakan juara FNRP XXIX, tahun lalu.

‎Selain itu, penampilan yang impresif juga ditunjukkan oleh grup reog dari luar Ponorogo. Mulai dari Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Pusat Madiun, Durgandhini Sardulo Agung asal Solo, Pawargo Yogyakarta, Pawargo Lumajang hingga Reyog Tigang Juru Lumajang.

‎Ketatnya persaingan terlihat dari konsep penampilan yang sengaja dibuat bervariasi antara satu grup dengan grup lainnya. Perbedaan itu cukup terasa dari penambahan gerakan, improvisasi musik hingga kostum para pemain dari masing-masing grup.

‎Namun, perbedaan paling berani ditunjukkan oleh grup SMAN 1 Ponorogo bernama Gajah Manggolo melalui blocking panggung dan musik pengiringnya. Selain itu, para pemain juga dinilai tampil lebih energik dan totalitas di sepanjang pertunjukkan.

BACA JUGA  Masih Pegang Girik di 2026? Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Sementara itu, grup bernama Manggolo Mudho menampilkan emosi yang lebih dinamis di atas panggung. Grup dari Paguyuban Warga Ponorogo (Pawargo) di Yogyakarta itu memainkan emosi penonton lewat musik pengiring yang disesuaikan dengan tempo gerakan para pemain.

‎FNRP XXX masih menyisakan satu hari perlombaan pada Rabu (25/6/2025) malam. Sejumlah grup dari dalam dan luar Ponorogo dijadwalkan tampil, salah satunya adalah grup Reyog Brawijaya dari Universitas Brawijaya Malang yang menjadi runner-up pada tahun lalu. *

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
‎Wabup Tonny Lepas Persidago Old Star ke Manado, Dorong Kebangkitan Sepak Bola Gorontalo
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan
Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
Pengurus PWI Sulut 2026-2031 Resmi Dilantik, Gubernur Tekankan Etika dan Kemitraan Pers
PPPK Tak Perlu Cemas, Bupati Sofyan Pastikan Tetap Diakomodasi dalam APBD 2027
Bupati Murung Raya Lepas Kontingen Festival Isen Mulang 2026

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:18

Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44

‎Wabup Tonny Lepas Persidago Old Star ke Manado, Dorong Kebangkitan Sepak Bola Gorontalo

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:47

Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:53

Integrasi Sertipikat Elektronik dan Aplikasi Sentuh Tanahku Berikan Manfaat Lebih dalam Transaksi Pertanahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:25

Rakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah

Berita Terbaru

Jakarta

Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:47