Puting Beliung Landa Tilango dan Telaga Jaya, Dinsos Gorontalo Salurkan Bantuan Darurat

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, Asumsi.is – Angin puting beliung mengamuk dan meluluhlantakkan permukiman warga di dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo, Sabtu (31/1/2026) sore. Cuaca ekstrem yang datang mendadak disertai hujan deras dan angin kencang menyebabkan puluhan rumah warga rusak, atap beterbangan, serta material bangunan berserakan hingga ke badan jalan.

Bencana tersebut melanda Kecamatan Tilango dan Kecamatan Telaga Jaya. Di Kecamatan Tilango, kerusakan tercatat di Desa Lauwonu (2 rumah), Desa Tenggela (6 rumah), dan Desa Ilotide (1 rumah).

Sementara di Kecamatan Telaga Jaya, dampak terparah terjadi di Desa Buhu (10 rumah) dan Desa Hutadaa (2 rumah).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Apriyani Katili, langsung menginstruksikan jajaran untuk bergerak cepat ke lokasi terdampak. Bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Sosial menyalurkan bantuan tanggap darurat guna memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

BACA JUGA  Pengendara dan Pejalan Kaki Terkejut Dikira Operasi Ternyata Polisi Berikan Roti Dalam Jumat Berbagi

Bantuan yang diserahkan meliputi kasur, selimut, family kit, terpal, serta makanan khusus balita, dengan prioritas penanganan di Desa Tenggela sebagai wilayah dengan tingkat kerusakan cukup signifikan.

“Ini adalah bentuk kehadiran nyata pemerintah daerah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Kami memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan secepat mungkin,” tegas Apriyani.

Ia menjelaskan, langkah cepat tersebut dilakukan atas instruksi langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, sebagai bagian dari respons pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat bencana.

Terkait kerusakan rumah warga, Apriyani menyampaikan bahwa TKSK dan pendamping PKH melalui kepala desa diminta segera mengajukan proposal ke Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo.

Proposal tersebut selanjutnya akan diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo serta BAZNAS provinsi dan kabupaten.

BACA JUGA  ‎Presiden Prabowo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung Kedaulatan Bangsa

“Jika terakomodir, bantuan renovasi rumah biasanya berkisar Rp5 juta per kepala keluarga. Namun kewenangan ini berada di tingkat provinsi dan BAZNAS,” jelasnya.

Apriyani juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat regulasi khusus di tingkat kabupaten terkait bantuan renovasi rumah akibat bencana angin puting beliung, baik di Dinas Sosial maupun Dinas Perumahan dan Permukiman.

“Ke depan, ini perlu dibahas bersama lintas OPD, seperti BPBD, Perkim, PU, Badan Keuangan, dan Dinas Sosial, agar ada mekanisme bantuan yang jelas dan berkelanjutan bagi korban bencana,” tambahnya.

Sementara itu, terkait bantuan dari Kementerian Sosial, Apriyani menjelaskan bahwa bantuan tersebut memiliki prosedur tersendiri, menyesuaikan tingkat kerusakan dan adanya korban jiwa.

BACA JUGA  Pemkab Bolmong Gelar Prosesi Adat Pelepasan Mantan Penjabat Bupati Jusnan Mokoginta

“Jika terdapat korban meninggal dunia, bantuan dari Kemensos biasanya sebesar Rp15 juta,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan dampak lanjutan kepada aparat desa atau instansi terkait.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik
Polsek Bolangitang Sisir Dua Desa di Boltara, Sejumlah Botol Miras Diamankan
Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK
Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:07

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:43

Polsek Bolangitang Sisir Dua Desa di Boltara, Sejumlah Botol Miras Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:24

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:10

Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru