Studi Tiru Dewan Pendidikan Ponorogo Ke Kota Malang

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Tak kenal menyerah dalam menyukseskan program Pemkab Ponorogo dalam dunia pendidikan khususnya mewujudkan Pendidikan Hebat, sekaligus merupakan bagian dari konsolidasi Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Ponorogo mengadakan studi Tiru di Dewan Pendidikan Kota Malang dan terus dilanjutkan ke SMA Negeri Taruna Nala Kota Malang.

Saat di Kota Malang rombongan DP Ponorogo disambut Ketua DP Muchamad Fahazza, ST, Rahmadi Indra T, S.H., M.H, Wakil Ketua, Dr. H. Haronoto, M.M. dan Dr. Endang Sri Redjeki, M.S dan juga staf lain di Ruang VIP Dinas Pendidikan Kota Malang pada Senin (9/12/2024).

Sedangkan dari DP Ponorogo Assoc. Prof. Dr. Muhamad Fajar Pramono, Ketua; Ibu Farida Nuraini, s.sos., MM., Sekretaris; Bapak Dr. Jauhan Budiwan, M.Pd., Bapak Drs. H. Syaikhudin Nasir, M.Pd., dan Bapak Bestari, SE., dan dua staf Dinas Pendidikan.

BACA JUGA  Tingkatkan Peran Masyarakat Dalam Pendidikan di Era Digital, DP Ponorogo Gelar Sosialisasi

Menurut Assoc. Prof. Dr. Muhamad Fajar Pramono, ada beberapa catatan penting dari diskusi, Pertama, tentang posisi DP terkait dengan pemerintah daerah/ kota, juga terkait dengan keberadaan SLTA yang berada di wilayah Kabupaten/ kota terkait.

Posisioning DP sifatnya fleksibel, beragam dan dinamis tergantung i’tikad baik pemerintah, pola komunikasi DP dengan pemerintah (Bupati dan DPRD), juga program-program yang ditawarkan DP sendiri. Dalam kasus Kota Malang hampir semua anggota DP dari unsur perguruan tinggi. Pola hubungan dengan pemerintah dan sekolah-sekolah kurang sinergis. Bahkan di kabupaten/ kota lain cenderung kritis dan bahkan ada yang berseberangan dengan pemerintah, termasuk Dinas Pendidikan.

Sedangkan DP Ponorogo dengan melihat kondisi subyektif dan obyektif baik pihak DP maupun pemerintah memilih posisi sebagai mitra strategis, sebagaimana PMI, Pramuka, PGRI, dan ada juga yang berskala lokal, seperti Yayasan Reog Ponorogo yang menggunakan APBD.

BACA JUGA  Tutup TMMD 121, Kasdam V/Brawijaya Pesan Untuk Warga Desa Selur

“Semua tergantung kepada temen DP sendiri atau juga keinginan baik Pemerintah Daerah,” kata Assoc. Prof. Dr. Muhamad Fajar Pramono, M.Si.

“Jadi Kabupaten Ponorogo harus bisa menjadi mitra strategis karena DP Ponorogo mengakomodir seluruh elemen yang peduli terhadap dunia pendidikan, tidak hanya unsur perguruan tinggi, juga pakar dan praktisi pendidikan, pesantren , Kemenag, unsur pengusaha dan LSM,” jelasnya.

Maka sudah tepat dan seharusnya DP Ponorogo menjadi advisor agency (pemberi pertolongan), supporting agency, controling agency (pengawas) dan mediator DPRD, Eksekutif dan masyarakat untuk kemajuan pendidikan di Bumi Reog. “Itulah beberapa hal yang kita diskusikan dengan DP Kota Malang,” paparnya.

Sedangkan Komite Sekolah, termasuk tingkat SLTA diharapkan mampu berperan aktif dalam memajukan pendidikan.

BACA JUGA  Ribuan Umat Islam Desa Bancar Ikuti Sholat Id Serta Sembelih 21 Sapi dan 96 Kambing

“Dari apa yang kita lihat di SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur di Malang” ungkapnya. Sebagaimana disampaikan Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur di Kota Malang bahwa berbagai kemajuan yang dicapainya tidak bisa dilepaskan dari peranan Komite Sekolah,” jelas Dr. Dra. Husnul Chotimah, M.Pd.

Menurutnya, sekolah ini diharapkan mampu menjawab tantangan masa depan. “Dengan didukung visi dan misi sekolah, beberapa indikator kesuksesan lulusan sebagai calon pemimpin masa depan yang: 1. Unggul dalam bidang akademik dan nonakademik. 2. Mandiri. 3. Kompetitif. 4. Berkarakter kebangsaan,” pungkasnya. (Muh Nurcholis)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bentuk ‘Sabuk Kamtibmas’, Polres Gorontalo Galang Sinergi Total Sukseskan PENAS XVII
‎Bupati Boltara Resmi Lepas Delegasi Paskibraka untuk Seleksi Sulut dan Nasional
Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei: Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP
Bupati Sofyan Gaspol Persiapan PENAS KTNA XVII, Targetkan Kabupaten Gorontalo Jadi Tuan Rumah Terbaik Nasional
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Jadi Pembicara dalam SUSBANPIM VIII, Menteri Nusron: _Good Governance_ Dimulai dari Disiplin, Pembagian Tugas, dan Tata Kelola yang Jelas
Street Glow Run Perdana Bikin Malam Limboto Bermandikan Cahaya
Nusron Wahid Tekankan Good Governance dan Penguatan SDM dalam SUSBANPIM Banser di Semarang

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 15:13

Bentuk ‘Sabuk Kamtibmas’, Polres Gorontalo Galang Sinergi Total Sukseskan PENAS XVII

Senin, 18 Mei 2026 - 14:30

‎Bupati Boltara Resmi Lepas Delegasi Paskibraka untuk Seleksi Sulut dan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 00:44

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei: Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:11

Bupati Sofyan Gaspol Persiapan PENAS KTNA XVII, Targetkan Kabupaten Gorontalo Jadi Tuan Rumah Terbaik Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:29

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja

Berita Terbaru