Limboto, Asumsi.id — Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mencegah penyebaran penyakit malaria, dimulai dari lingkup keluarga. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi cuaca kemarau saat ini menuntut kewaspadaan ekstra terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Rabu, 30/09/2026
Ia menegaskan bahwa kunci utama agar terbebas dari malaria berada pada kebersihan lingkungan serta kepedulian yang dimulai dari rumah tangga. Dalam hal ini, kader PKK memegang peranan krusial sebagai penggerak di tingkat keluarga.
“Gerakan ini kita mulai dari keluarga. Kalau keluarga sadar akan kebersihan, maka lingkungan akan bersih dan kita bisa bebas dari malaria,” ujar Maryam.
Sebagai langkah konkret, ia meminta masyarakat rutin menggelar aksi kebersihan lingkungan sekurang-kurangnya seminggu sekali.
Selain itu, warga juga diimbau untuk segera melapor kepada petugas kesehatan setempat jika menemukan adanya indikasi atau gejala warga yang sakit agar dapat segera ditangani secara medis.
Beberapa gejala dan dampak malaria yang perlu diwaspadai masyarakat meliputi:
1. Demam tinggi
2. Keringat berlebihan
3. Sakit kepala hebat
4. Menggigil
5. Mual dan muntah
”Kalau menemukan hal seperti ini, segera laporkan agar bisa langsung ditangani,” terang Maryam.
Mengakhiri penyampaiannya, ia menekankan pentingnya peran aktif keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari ancaman malaria. “Keluarga sehat, kunci masa depan tanpa malaria,” pungkasnya.








