Wabup Boltara Terima Tim Validasi Lapangan IGA 2025

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara, Asumsi.id – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Mohammad Aditya Pontoh, SIP., menerima secara resmi kedatangan Tim Validasi Lapangan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025. Agenda penyambutan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Boltara, Jumat (21/11).

Kedatangan tim validasi ini merupakan tindak lanjut dari tahap presentasi IGA 2025 di Kementerian Dalam Negeri yang sebelumnya telah diikuti oleh Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, pada Selasa (5/11/2025). Pada kesempatan itu, Bupati Sirajudin memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni SERDADU (Sistem Kesejahteraan Daerah Terpadu) dan SIKARLOTA (Sistem Kampanye Antar Kelompok Terbatas).

Menindaklanjuti presentasi tersebut, tim validasi kini melakukan penilaian lapangan terhadap strategi penguatan ekosistem inovasi serta implementasi langsung kedua inovasi tersebut di daerah.

BACA JUGA  ‎Tim Validasi IGA 2025 Tinjau Inovasi SIKARLOTA di PPKBPPPA Boltara

Pada agenda validasi hari ini, tim meninjau implementasi SERDADU di Bapelitbangda dan SIKARLOTA di Dinas PPKBPPPA Boltara.

Adapun tim validasi yang hadir terdiri dari Dr. Belly Isnaeni, S.H., M.H. (Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Kepegawaian BNPP RI) serta R. Kus Yoga Bima Sakti (Pendamping dari BSKDN Kementerian Dalam Negeri RI).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Boltara menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas pelaksanaan validasi lapangan ini. Ia berharap Kabupaten Boltara dapat meningkatkan peringkat pada penilaian IGA 2025.

“Kami menyerahkan sepenuhnya proses penilaian kepada tim validasi yang bekerja secara objektif. Semoga tahun ini Boltara mendapatkan hasil terbaik. Masukan dan kritik yang konstruktif dari para juri tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Aditya Pontoh.

BACA JUGA  Dukung Program Molihuto Stunting, Baznas Bolmut akan Bangun 6 unit Jamban

Sementara itu, Dr. Belly Isnaeni, S.H., M.H., menegaskan bahwa proses validasi akan dilakukan secara objektif dan sesuai standar penilaian yang telah ditetapkan.

Untuk diketahui, Tim validasi juga mengunjungi Desa Duini sebagai lokus desa penerima manfaat inovasi SIKARLOTA dan Desa Batu Tajam sebagai lokasi masyarakat penerima manfaat inovasi SERDADU.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Administrasi Umum Dr. H. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd., M.Si., Kepala Bapelitbangda Boltara Aroman Talibo, Kepala Dinas PPKBPPPA Boltara Yani Lasama, serta jajaran OPD terkait.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru