Manado, Asumsi.id – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, resmi membuka Festival Seni Budaya Jaton (Fesbudjaton) XIX di Lapangan Basket Mega Mas, Kamis (2/10/2025) malam.
Festival tahunan ini menampilkan ragam seni tradisi komunitas Jaton (Jawa–Tondano), yang lahir dari percampuran budaya Jawa pengikut Kyai Mojo dan masyarakat Minahasa.
Malam pembukaan dimeriahkan tarian kreasi bernuansa Jawa-Minahasa dengan busana tradisional serta simbol kain merah-putih. Meski hujan sempat turun, ribuan warga tetap antusias menyaksikan defile peserta dan pesta kembang api.
Andrei Angouw membuka acara dengan memukul rebana bersama tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Manado menyampaikan salam hangat kepada seluruh warga Jaton.
“Saya beri apresiasi atas penyelenggaraan acara ini di Manado. Ini baru pertama kali digelar di kota Manado,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja panitia serta bangga Manado bisa menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya.
Fesbudjaton XIX diharapkan menjadi wadah pelestarian tradisi sekaligus mempererat persaudaraan lintas etnis di Sulawesi Utara dan Gorontalo.*









