Wartawan Tertahan di Pintu Masuk Proyek RSUD Boltara, Dikerjakan PT Brantas Abipraya

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara, Asumsi.id – Sejumlah wartawan tidak diizinkan masuk untuk meliput kegiatan syukuran dimulainya proyek pembangunan Gedung RSUD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), yang digelar di lokasi RSUD Boltara, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WITA tersebut merupakan bagian dari agenda awal pelaksanaan proyek pembangunan/renovasi RSUD Boltara.

Namun, saat hendak melakukan peliputan, sejumlah wartawan yang hadir di lokasi tidak diperkenankan masuk ke area kegiatan oleh pihak keamanan di lapangan.

Salah satu petugas keamanan (satpam) yang berjaga di pintu masuk area pekerjaan menyampaikan bahwa pembatasan tersebut dilakukan berdasarkan instruksi pimpinan.

“Kalau tidak ada undangan tidak boleh masuk. Kami hanya menjalankan perintah pimpinan,” ujarnya.

BACA JUGA  BTM MABM Ajak Masyarakat Hadiri Safari Dakwah dan Tabligh Akbar Bersama UAS ‎

Papan Proyek

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan paket Pelaksanaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Pembangunan/Renovasi RSUD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan nomor kontrak BJ.01.01/D.VII.38/50/2026 dan nilai kontrak sebesar Rp 128.306.878.400 Proyek ini berada di bawah pemberi tugas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dengan kontraktor pelaksana PT. Brantas Abipraya (Persero) dan konsultan manajemen konstruksi PT. Ciriajasa Cipta Mandiri. Waktu pelaksanaan proyek ditetapkan selama 296 hari kalender dengan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Lokasi pekerjaan berada di Desa Talaga Tomoagu, Kecamatan Bolang Itang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

‎Situasi pembatasan akses peliputan tersebut menimbulkan pertanyaan dari kalangan wartawan, mengingat proyek yang bersumber dari anggaran negara dan berkaitan dengan fasilitas publik semestinya terbuka untuk diliput sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
‎
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pelaksana kegiatan terkait alasan tidak diizinkannya wartawan untuk meliput kegiatan tersebut.*

BACA JUGA  Momentum Harganas ke-30, BKKBN Gelar Temu Kerja TPPS se Indonesia
Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru