Limboto, ASUMSI.ID – Sebanyak 102 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji yang dipimpin langsung Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, Senin (2/11/2026).
Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dari total 102 PNS yang diambil sumpahnya, sebanyak 67 orang merupakan lulusan seleksi CPNS tahun 2026, tiga orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), tiga orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta 29 PNS lainnya yang sebelumnya belum mengikuti prosesi pengambilan sumpah.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang telah mengikuti pengambilan sumpah. Ia menegaskan, momentum tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen pengabdian sebagai aparatur negara.
Menurutnya, setiap PNS harus mampu menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, loyalitas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
Bupati juga menyampaikan lima hal penting yang harus menjadi perhatian para PNS, yakni menjaga integritas dan kejujuran dalam bekerja, meningkatkan disiplin dan profesionalisme, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga loyalitas serta membangun kerja sama tim yang solid, dan terus belajar serta beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Jangan hanya bangga dengan status sebagai PNS, tetapi banggalah ketika kehadiran saudara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Sofyan Puhi.
Ia turut mengingatkan para aparatur mengenai nilai-nilai pengabdian yang terkandung dalam semboyan Abdi Praja Dharma Satya Negara Bakti. Nilai tersebut, menurutnya, harus tercermin melalui kesetiaan, kejujuran, tanggung jawab, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan semangat Padamu Negeri Kami Berjanji, Kami Mengabdi, yang menjadi pengingat bahwa status sebagai aparatur negara harus diikuti dengan tanggung jawab nyata dalam menjalankan tugas.
Pengambilan sumpah/janji tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), jajaran pejabat eselon II dan III, serta para rohaniawan.
Melalui pengambilan sumpah tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo diharapkan dapat terus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan peningkatan pelayanan publik.







