Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, Asumsi.id – Desa Luwoo, Kabupaten Gorontalo, resmi diluncurkan sebagai Desa Kreatif, Sabtu (12/9/2026). Momentum ini menandai langkah baru dalam mendorong potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berdaya saing hingga pasar global.

Peluncuran dihadiri Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Restog Krisna Kusuma, Wakil Gubernur Gorontalo Ida Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, serta jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan seluruh pihak yang telah mendampingi masyarakat Luwoo. Menurutnya, kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan alam seperti rotan, pelepah enau dan eceng gondok telah melahirkan berbagai produk bernilai ekonomi, mulai dari keranjang, perabot, lampu hias hingga tas.

BACA JUGA  Dies Natalis UNBITA Gorontalo dan Reuni Akbar "Nostalgia Kampus Biru"

“Potensi yang ada di desa harus terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Sofyan.

Ia menegaskan, status Desa Kreatif tidak berhenti pada seremoni. Pemkab Gorontalo akan memperkuat kualitas produk, desain, kemasan, pemasaran, digitalisasi, akses pembiayaan hingga perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Produk Luwoo juga didorong masuk ke pasar yang lebih luas melalui platform digital dan kolaborasi dengan desainer nasional, tanpa menghilangkan karakter dan identitas budaya lokal.

Staf Ahli Menteri Ekraf RI Restog Krisna Kusuma menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai produk kerajinan Luwoo memiliki kualitas dan potensi besar untuk dikembangkan.

“Pertumbuhan ekonomi nasional sudah seharusnya tumbuh dari daerah, bahkan dari desa. Melalui program Desa Kreatif, kami berharap taraf hidup masyarakat terus meningkat,” katanya.

BACA JUGA  Debat Pilgub Sulsel, ASS Sebut Upaya Kesehatan Represif, Jubir DIA: Mungkin Maksudnya Kuratif

Peluncuran ini sekaligus memperkuat arah pembangunan Kabupaten Gorontalo yang menempatkan kreativitas, potensi lokal dan kekuatan masyarakat sebagai modal utama pembangunan.

Dari Luwoo, desa tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi tumbuh sebagai ruang kreativitas, sumber ekonomi baru, sekaligus pintu masuk produk lokal Gorontalo menuju pasar nasional dan global.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

‎Aditya Pontoh Terima Kunjungan KKP, Bahas Pengembangan Udang Vaname di Boltara
KaST Resmi Ditutup. Bupati Sofyan Ucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak
‎Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Silaturahmi dengan Plt Bupati dan Pimpinan DPRD Boltara
Dorong Pemberdayaan UMKM, Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo Sepakati Kerja Sama Pertukaran Data Penerima KUR
‎Susun Pohon Kinerja OPD, Aditya Pontoh Tekankan Target yang Jelas
800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:48

‎Aditya Pontoh Terima Kunjungan KKP, Bahas Pengembangan Udang Vaname di Boltara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:22

KaST Resmi Ditutup. Bupati Sofyan Ucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:43

‎Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Silaturahmi dengan Plt Bupati dan Pimpinan DPRD Boltara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:43

Dorong Pemberdayaan UMKM, Pemkab Gorontalo dan Bank SulutGo Sepakati Kerja Sama Pertukaran Data Penerima KUR

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:27

‎Susun Pohon Kinerja OPD, Aditya Pontoh Tekankan Target yang Jelas

Berita Terbaru