Ayah Jerome Polin Meninggal di Surabaya, Diduga Akibat Penyumbatan Usus dan Komplikasi Lain

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Suasana Duka

Ilustrasi Suasana Duka

Surabaya, Asumsi.id – Kabar duka datang dari keluarga Jerome Polin. Ayahnya meninggal dunia di Surabaya pada hari ini, Kamis (30/10/2025). Pihak keluarga menduga penyebab kematian adalah penyumbatan usus dan komplikasi penyakit lain yang sebelumnya dialami.

Menurut keterangan keluarga, almarhum sempat mengalami gangguan kesehatan yang kemudian berkembang menjadi kondisi yang tak tertolong. “Kami sempat membawa beliau ke rumah sakit di Surabaya, dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ada kondisi penyumbatan usus,” kata salah satu kerabat dekat keluarga Jerome.

Pihak rumah sakit belum secara resmi merilis pernyataan lengkap mengenai penyebab kematian, namun berdasarkan informasi keluarga, selain penyumbatan usus, terdapat komplikasi lain yang diperparah oleh kondisi kesehatan almarhum yang sudah menurun.

BACA JUGA  Antusiasme Warga Boroko Hadiri Kampanye Suriansyah-Ramses

Jerome Polin, yang dikenal sebagai content creator dan influencer, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para penggemar dan masyarakat. “Terima kasih atas doa dan perhatian semuanya. Mohon maaf jika ada hal yang belum bisa saya sampaikan secara langsung,” ujarnya lewat media sosial.

Pemakaman dijadwalkan berlangsung di Surabaya dengan prosesi keluarga inti, dan keluarga mengimbau agar kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta permohonan agar masyarakat dapat menghormati proses berkabung secara khidmat.

Kematian ini menjadi pengingat pentingnya deteksi dini terhadap gangguan kesehatan seperti penyumbatan usus yang jika tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi kondisi kritis. Ahli medis menyarankan untuk segera mencari pertolongan bila muncul gejala seperti nyeri perut hebat, muntah-muntah berulang, maupun tidak bisa buang angin.

BACA JUGA  Kadis Kominfo Papua Barat Tinjau Langsung Kendala Jaringan Telekomunikasi di Pegunungan Arfak

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik
Polsek Bolangitang Sisir Dua Desa di Boltara, Sejumlah Botol Miras Diamankan
Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK
Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:07

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:43

Polsek Bolangitang Sisir Dua Desa di Boltara, Sejumlah Botol Miras Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:24

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:10

Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru