MAKASSAR, Asumsi.id – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo dalam memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di level kewilayahan.
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala BPSDM Kemendagri, Dr. Andi Ony P., atas langkah progresif Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, yang mendampingi langsung camatnya secara serentak serta hadir langsung mendampingi Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepamongprajaan di Hotel Almadera, Makassar, Senin (12/10/2026).
“Langkah memboyong 19 camat dalam satu gelombang penuh dan dihadiri langsung oleh pimpinan daerah merupakan bentuk komitmen serta dukungan nyata Pemkab Gorontalo dalam meningkatkan kapasitas SDM kepamongprajaan,” ungkap jajaran BPSDM Kemendagri.
Diklat strategis yang berlangsung hingga Jumat (17/10/2026) ini digelar atas kerja sama Pemkab Gorontalo dengan BPSDM Kemendagri. Selama lima hari, para aparatur wilayah dibekali materi substansial berbasis regulasi terbaru, termasuk UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Dalam pembukaan kegiatan yang turut dihadiri Kepala Balai Besar Pemerintahan Desa / BBPK APDN IV Asep Setiadi, S.Sos., M.AP., Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menegaskan bahwa diklat ini menjadi instrumen vital untuk menyelaraskan derap langkah birokrasi menuju visi daerah “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan”.
“Tidak boleh ada visi-misi sektoral di tingkat kecamatan. Seluruh camat wajib mengartikulasikan dan menjabarkan arah kebijakan Bupati dan Wakil Bupati secara nyata di lapangan,” tegas Sofyan dalam arahannya.
Guna merespons tantangan birokrasi modern, Bupati Sofyan menitipkan tiga instruksi utama yang wajib segera dieksekusi oleh para camat antara lain,Akselerasi Digitalisasi Pelayanan,Optimalisasi PAD untuk Kemandirian Fiskal,Ketajaman Sosial Kewilayahan
Menutup sambutannya, Bupati Sofyan menyampaikan terima kasih atas kepedulian BPSDM Kemendagri dan berharap para peserta dapat menyerap seluruh ilmu serta taktik kepamongprajaan demi akselerasi pelayanan publik di Kabupaten Gorontalo.







