Manado, Asumsi.id – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam penguatan komponen cadangan dan pendukung sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta di wilayah perbatasan.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Komponen Cadangan dan Komponen Pendukung yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Rabu (6/8/2025) di Hotel Four Points, Manado.
Gubernur Yulius, menekankan bahwa pertahanan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan juga membutuhkan dukungan dari komponen cadangan dan komponen pendukung, termasuk peran aktif dari pemerintah daerah.
“Pertahanan negara melibatkan tiga komponen yaitu TNI, Polri, dan komponen cadangan serta pendukung. Peran strategis pemerintah daerah Provinsi Sulut sangat diperlukan, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia dan logistik untuk mendukung sistem pertahanan,” tulis Gubernur Yulius melalui akun Facebook resminya.
Ia juga menyoroti kondisi geografis Sulut yang berada di wilayah perbatasan, sekaligus rawan terhadap potensi bencana, sehingga kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama.
“Keterlibatan masyarakat, terutama di daerah perbatasan, sangat penting untuk menjaga keamanan. Sulawesi Utara, yang memiliki posisi strategis dan potensi bencana alam, memerlukan kolaborasi semua pihak untuk memastikan pertahanan yang efektif,” lanjutnya.
Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan menjaga wilayah dan sumber daya alam demi kepentingan bersama.
“Dengan semangat kebersamaan ini, kita diharapkan dapat menjaga wilayah dan sumber daya alam demi kepentingan bersama untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” pungkasnya.*










