NGAWI, Asumsi.id — Memang perlu dilakukan pembinaan secara continue dan sistematis untuk sebuah proses pembentukan atlet bulu tangkis dengan skema pembinaan yang dilakukan sesuai dengan kelompok usia dan kemampuan seorang atlet.
Focus pertumbuhan dan rasa senang pada olahraga bulu tangkis pendekatan latihan pada tahap awal usia dini dilakukan secara bertahap setelah ketertarikan pada bulu tangkis materi latihan kemudian berlanjut ke tahap penguasaan teknik dasar dan pembentukan fisik.
Fita ketua harian PBSI Kabupaten Ngawi mengatakan, “Biarkan mereka suka dulu pada olahraga bulu tangkis program awal itu memang senang dulu baru lebih serius,” katanya. Selasa (6/10/26).
Perlu diketahui, skema ini memang dirasa efektif untuk mencegah terjadinya kejenuhan atau cidera pada atlet muda di kemudian hari. Klub – klub di Ngawi juga menyediakan kategori mulai dari kelas reguler hingga kelas prestasi sesuai dengan target masing-masing atlet.
Tambah Fita, “Hal ini menjadi faktor utama dan kunci untuk mencetak atlet konsisten hingga usia dewasa,” tambahnya. (Ed)
Penulis : Dimas Ridho







