Kapolres Boltara Pimpin Apel Operasi Patuh Klabat 2026, Prioritaskan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto: Humas Polres Boltara

Sumber Foto: Humas Polres Boltara

BOLTARA, Asumsi.id – Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Boltara), AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Klabat 2026 di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Boltara, Senin (26/10/2026).

Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas instansi sebelum pelaksanaan operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”, operasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa Operasi Patuh Klabat 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi momentum membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.

“Melalui Operasi Patuh Klabat 2026, kami mengajak seluruh masyarakat Boltara untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap kali berkendara. Patuhi rambu-rambu, gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, lengkapi dokumen kendaraan, serta hindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Kapolres.

BACA JUGA  ‎Batching Plant Pemasok Beton Proyek RSUD Boltara Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan

Angka Kecelakaan Masih Jadi Perhatian

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara, jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2024 tercatat sebanyak 2.696 kejadian, sedangkan pada 2025 sebanyak 2.674 kejadian.

Meski mengalami penurunan 22 kejadian atau sekitar 0,81 persen, angka tersebut dinilai masih memerlukan perhatian serius karena berpotensi menimbulkan kerugian materiil hingga korban jiwa.

Sementara itu, sepanjang 2025 tercatat 58.184 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian 34.143 tindakan tilang dan 22.041 teguran sebagaimana tercantum dalam data yang disampaikan saat apel.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian antara lain pengendara tidak menggunakan helm standar, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), melawan arus, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

BACA JUGA  ‎Pulau Gangga dan Talise Kini Terang 24 Jam, Janji Gubernur Sulut Jadi Kenyataan

Kedepankan Pendekatan Humanis

Kapolres mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar menjalankan operasi secara profesional, terukur, dan berintegritas dengan tetap mengutamakan edukasi kepada masyarakat.

“Laksanakan operasi secara tegas, terukur, dan tetap mengutamakan pendekatan yang humanis. Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan edukasi dan pencegahan agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan raya. Saya juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga sikap, menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap Polri,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Klabat 2026 mengedepankan kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen.

Adapun pola penindakan pelanggaran direncanakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebesar 60 persen, non-ETLE 5 persen, serta teguran 35 persen.

BACA JUGA  SPRI Sesalkan Tindakan Kekerasan Wartawan di Gorontalo

Kapolres juga meminta personel menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, menerapkan buddy system atau sistem saling menjaga antarpersonel, serta melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.

Apel tersebut turut dihadiri Wakapolres Boltara Kompol Abdul Rahman Faudji, S.H., M.H., Kabag Ops AKP Noldie Rimporok, S.E., Danramil 1303-13/Kaidipang Letda Inf Jois Salindeho, jajaran pejabat utama Polres, para kapolsek, serta perwakilan pemerintah daerah.

Peserta apel melibatkan personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Boltara.

Melalui sinergi lintas instansi tersebut, Polres Boltara berharap Operasi Patuh Klabat 2026 mampu meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Kegiatan apel yang dimulai pukul 09.00 WITA itu berakhir pada pukul 09.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik
Aditya Pontoh Teken Addendum BPJS Kesehatan, Peserta JKN Boltara Bertambah 7.000 Jiwa
Pemkab Boltara Ikuti Verifikasi Lapangan PUG untuk Penghargaan Parahita Ekapraya 2026
Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Komitmen Pemkab Gorontalo Dukung Pengembangan Pesantren
Bupati Sofyan Dorong Peran Strategis Pramuka di Penutupan KMD Gelombang – IV

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:32

‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00

Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:31

Aditya Pontoh Teken Addendum BPJS Kesehatan, Peserta JKN Boltara Bertambah 7.000 Jiwa

Berita Terbaru