Kemnaker: Lima Aspek Penting dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Vokasi

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Asumsi.id — Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi menyebut lima aspek penting dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kelima aspek tersebut meliputi kompetensi dan karakter, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, infrastruktur pembelajaran, tata kelola institusi, serta manfaat lulusan bagi dunia kerja dan masyarakat.

“Kita tidak cukup hanya mencetak lulusan yang terampil. Kita harus membentuk manusia yang memiliki integritas, disiplin, kompetensi, serta etos kerja yang kuat,” ujar Cris saat memberikan orasi ilmiah bertajuk “Nava Karya Dalam Nusa Diri: Transformasi SDM Vokasi Menuju Ketenagakerjaan Berkelanjutan” pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-9 Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA  Sofyan Puhi: PENAS XVII Jadi Kehormatan dan Pengungkit Ekonomi Kabupaten Gorontalo

Cris menggambarkan pendidikan vokasi seperti pohon yang terus tumbuh. Pohon tidak akan kokoh hanya karena memiliki batang dan ranting. Ia membutuhkan akar yang kuat agar dapat bertahan dan terus berkembang. “Akar pohon adalah fondasi yang tidak terlihat, tetapi menentukan kokoh atau tidaknya sebuah pohon,” ujar Cris.

Menurut Cris, akar tersebut menggambarkan kompetensi dan karakter. Peserta didik perlu memiliki keterampilan sesuai bidangnya, sekaligus dibekali integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, dan etika kerja.

Namun, akar yang kuat saja belum cukup. Pohon juga harus terus tumbuh. Begitu pula lulusan vokasi. Mereka perlu siap menghadapi perubahan yang terjadi di dunia kerja, terutama perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.

BACA JUGA  Kemnaker Matangkan Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia Jelang ILC ke-114

“Teknologi terus berubah. Oleh karena itu, lulusan vokasi harus memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat,” tutur Cris.

Kemampuan untuk terus belajar juga membutuhkan lingkungan pendidikan yang memadai. Karena itu, infrastruktur pembelajaran menjadi bagian penting. Fasilitas fisik maupun digital diperlukan untuk mendukung proses belajar sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan vokasi berkualitas.

Selain fasilitas, lembaga pendidikan perlu dikelola dengan baik. Tata kelola institusi memastikan sumber daya pendidikan digunakan secara efektif dan bertanggung jawab, dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Pada akhirnya, pendidikan vokasi harus memberikan hasil yang dirasakan setelah lulusan memasuki dunia kerja. Karena itu, manfaat lulusan bagi dunia kerja dan masyarakat menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan vokasi.

BACA JUGA  Menteri Kebudayaan RI Apresiasi Grebeg Suro Ponorogo 2025

“Ukuran keberhasi lan pendidikan vokasi pada akhirnya bukan hanya berapa banyak lulusan, tetapi seberapa besar manfaat yang mereka berikan,” ujar Cris.

Cris berharap Dies Natalis ke-9 menjadi momentum bagi Polteknaker untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan dunia kerja.

“Saya berharap Polteknaker dapat melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing tinggi sehingga mampu berkontribusi dalam transformasi ketenagakerjaan Indonesia,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

‎Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Silaturahmi dengan Plt Bupati dan Pimpinan DPRD Boltara
‎Susun Pohon Kinerja OPD, Aditya Pontoh Tekankan Target yang Jelas
800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:43

‎Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Silaturahmi dengan Plt Bupati dan Pimpinan DPRD Boltara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:27

‎Susun Pohon Kinerja OPD, Aditya Pontoh Tekankan Target yang Jelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Berita Terbaru