JAKARTA, Asumsi.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, melakukan audiensi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, di Kantor Kementerian ATR/BPN, Kamis (11/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, diketahui membahas sejumlah isu strategis terkait tata ruang dan pertanahan di Boltara. Audiensi itu juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Menteri ATR/BPN menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Boltara melalui bantuan teknis dan fasilitasi dalam proses penyusunan dokumen tersebut.
RDTR merupakan dokumen penting yang menjadi pedoman dalam pemanfaatan ruang dan pengendalian pembangunan wilayah. Dengan dukungan Kementerian ATR/BPN, penyusunan dan penetapan RDTR diharapkan dapat berjalan lebih cepat serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain persoalan tata ruang, audiensi juga membahas pengembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu potensi unggulan Boltara.
Dalam kesempatan itu, Menteri Nusron menyampaikan kesiapan untuk mendukung percepatan program hilirisasi pertanian di daerah.
Dukungan tersebut mencakup pengaturan pemanfaatan lahan yang mendukung pengembangan kawasan agribisnis, termasuk kemudahan akses legalitas lahan guna mendorong investasi di sektor pertanian.
Bupati Sirajudin Lasena menyambut baik dukungan yang diberikan Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, dukungan tersebut akan membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola wilayah yang lebih tertib, terencana, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sektor-sektor unggulan daerah.
Audiensi diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Boltara dan Kementerian ATR/BPN agar berbagai program yang telah dibahas dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)
Editor : Dolvin










