Gulir Untuk Melanjutkan Konten
BeritaBoltaraPeristiwa

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Sangkub, Diduga Nelayan yang Hanyut

300
×

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Sangkub, Diduga Nelayan yang Hanyut

Sebarkan artikel ini

Asumsi.id – Sekitar pukul 06.00 WITA, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di Sungai Sangkub, tepatnya di area perkebunan masyarakat Desa Busisingo, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh, hanya tersisa bagian badan dan kaki kanan. (23/03/2025).

Saksi mata, Uteng Endemo, menjelaskan bahwa saat itu ia sedang berada di kebunnya untuk memindahkan ternak sapi. Ketika melihat sesuatu yang awalnya dikira bangkai hewan, ia mendekat dan menyentuhnya dengan sebatang kayu. Namun, setelah diperhatikan lebih saksama, ia menyadari bahwa itu adalah mayat manusia karena salah satu bagian kaki masih utuh.

Iklan
Gulir Untuk Melanjutkan Konten

Setelah menemukan mayat tersebut, Uteng segera kembali ke desa untuk memberi tahu masyarakat dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah Desa Busisingo.

BACA JUGA  KPK Gelar Lelang Eksekusi Barang Rampasan Negara 17 September 2025

Berdasarkan keterangan keluarga, mayat tersebut diyakini sebagai Gat Sampo (66), seorang nelayan asal Desa Apeng Sembeka, Kecamatan Sangkub. Identifikasi dilakukan berdasarkan ciri khas yang terdapat pada kuku jari kaki kanan korban. Gat Sampo sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Ilanga, Desa Sidodadi, Kecamatan Sangkub, pada Selasa, 18 Maret 2025, sekitar pukul 09.00 WITA.

Sejak kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek, TNI AL, TNI AD, serta masyarakat telah melakukan pencarian selama lima hari. Upaya ini sempat terkendala akibat banjir yang melanda beberapa titik di Kecamatan Sangkub pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Mayat ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Bagian tubuh yang tersisa hanya badan dan kaki kanan, sementara kepala, kaki kiri, kedua tangan, serta organ dalam sudah tidak ada.

BACA JUGA  Harga Cabe di Bolmut tembus Rp140 per Kilogram, Kapan Turunnya?

Pihak keluarga menerima keadaan tersebut dan langsung memakamkan jenazah di pemakaman Desa Sangtombolang, Kecamatan Sangkub. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *