Mendagri: Pilkada Serentak 2024 Selaraskan Visi Pusat dan Daerah

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Muhammad Tito Karnavian (Ft. Istimewa)

Mendagri Muhammad Tito Karnavian (Ft. Istimewa)

JAKARTA, Asums.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  Tito Karnavian menyebutkan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 secara serentak bersamaan dengan tahun Pemilihan Presiden (Pilpres) dan legislatif, dapat menyelaraskan visi-misi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Penyelenggaraan Pilkada serentak memiliki tujuan untuk memperbaiki administrasi pemerintahan. Dengan adanya pemilihan yang paralel, diharapkan akan terjadi sinkronisasi antara visi pembangunan nasional dan daerah,” ujar Tito melalui keterangan resmi, saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII di Balikpapan, Selasa (4/6/2024).

Hal tersebut, ujar Tito, menjadi penting karena mempengaruhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang berlangsung selama lima tahun.

BACA JUGA  Kormi Murung Raya Resmi Dikukuhkan, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin Pimpin Organisasi

“Pilkada serentak dapat mengurangi potensi konflik vertikal dan horisontal dalam sistem pemerintahan,” katanya.

Sebagai contoh, pada 2014, Presiden Jokowi terpilih hingga 2019, dan di 2017 terdapat 101 Pilkada, termasuk Jakarta, yang berakhir pada 2022. Itulah, lanjut Tito, kepala daerah yang terpilih mengalami masa periode presiden yang berbeda, yang dapat menyulitkan penyelarasan visi dan misi.

Selain itu,  Tito menekankan pentingnya peran serta dari berbagai pihak, termasuk KPU, pengawas, pemerintah, keamanan, media, partai politik, kandidat, dan masyarakat.

“Semua pihak harus bekerja secara orkestra untuk memastikan proses pemilihan yang adil dan netral,” ujar  Tito.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam demokrasi, setiap perbedaan pendapat mengandung potensi konflik. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa konflik tidak berujung pada kekerasan. Pengalaman pemilihan sebelumnya telah menunjukkan bahwa ada wilayah yang kondusif dan ada pula yang rawan konflik.

BACA JUGA  Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Tito berharap akan tercipta sinkronisasi kebijakan yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dengan pelaksanaan Pilkada serentak.*

#MENDAGRI
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tito Karnavian Apresiasi Sinergi Pemda Gorontalo Dukung Program 3 Juta Rumah
Kemnaker Gandeng Huawei Perkuat Pendidikan Vokasi dan Pengembangan SDM Digital
Wali Kota Bitung Tinjau Stand Pameran PENAS XVII di Gorontalo
Nobar Piala Dunia 2026, Polsek Pinogaluman Pererat Kedekatan dengan Warga
Hadiri Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara, Wabup Tonny Apresiasi Peran Polri Layani Masyarakat
Buka Job Fair Bhayangkara di Jambi, Wamenaker Ajak Anak Muda Masuk Ekosistem UMKM
Menaker: Kolaborasi Pemerintah dan Industri Kunci Cetak SDM Unggul Berdaya Saing Global
ATR/BPN Gandeng Kemenkes, Ratusan Pegawai Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:50

Tito Karnavian Apresiasi Sinergi Pemda Gorontalo Dukung Program 3 Juta Rumah

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:11

Kemnaker Gandeng Huawei Perkuat Pendidikan Vokasi dan Pengembangan SDM Digital

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:33

Wali Kota Bitung Tinjau Stand Pameran PENAS XVII di Gorontalo

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:54

Nobar Piala Dunia 2026, Polsek Pinogaluman Pererat Kedekatan dengan Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:33

Hadiri Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara, Wabup Tonny Apresiasi Peran Polri Layani Masyarakat

Berita Terbaru