MoU dengan Fakultas Kedokteran UNG, Telaga Jaya Perkuat Layanan Kesehatan Pascabanjir

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, Asumsi.id — Pemerintah Kecamatan Telaga Jaya terus memperkuat respons terhadap dampak banjir, khususnya di sektor kesehatan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Senin (6/4/2026)

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya strategis kecamatan dalam memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan cepat, tepat, dan terjangkau.

Camat Telaga Jaya, Ronal Abidin, menjelaskan bahwa kerja sama ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penanganan kesehatan yang lebih responsif di lapangan, terutama di empat desa yang kerap dilanda banjir, yakni Hutadaa, Buhu, Bunggalo, dan Bulota.

“Fokus kami adalah memastikan masyarakat terdampak memperoleh layanan kesehatan secara cepat, mudah, dan tanpa biaya. Karena itu, kami mendorong pembentukan posko kesehatan terpadu saat bencana, yang dipusatkan di Desa Hutadaa,” ujar Ronal.

BACA JUGA  Kapolsek Bolangitang Sambangi Koramil, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Melalui kolaborasi ini, Fakultas Kedokteran UNG akan terlibat langsung dalam penguatan intervensi kesehatan pada kondisi darurat. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, distribusi obat-obatan, hingga tindakan medis seperti pemberian suntikan bagi warga yang membutuhkan.

Model kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat waktu respons sekaligus menekan potensi munculnya penyakit pascabanjir yang kerap mengancam masyarakat.

Meski demikian, Ronal memastikan bahwa kondisi layanan kesehatan di wilayahnya saat ini masih dalam keadaan terkendali. Dukungan dari Puskesmas Telaga Jaya tetap berjalan optimal dan mampu menjangkau masyarakat terdampak.

“Alhamdulillah, pelayanan kesehatan masih berjalan dengan baik. Namun kami tidak ingin menunggu kondisi memburuk. Kerja sama ini adalah langkah antisipatif agar penanganan lebih siap dan terstruktur,” jelasnya.

BACA JUGA  Kasat Lantas Polres Aceh Timur: Sopir Hiace yang Kecelakaan di Peureulak Barat Diduga Pakai Narkotika

Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kecamatan Telaga Jaya juga memperluas kolaborasi dengan menggandeng Lembaga Manajemen Infaq (LMI) untuk memperkuat dukungan sosial bagi masyarakat terdampak.

Dalam waktu dekat, LMI direncanakan akan menyalurkan bantuan melalui program pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah, yang akan dilaksanakan di dua titik dan menjangkau empat desa terdampak.

Ronal menegaskan, sinergi multipihak ini penting untuk memastikan desa rawan bencana tidak hanya menjadi objek penanganan sesaat, tetapi juga mendapatkan perhatian yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika musibah datang, masyarakat tidak sendiri. Ada sistem yang bekerja, ada kolaborasi yang hadir untuk melindungi dan melayani,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan Kabupaten Gorontalo di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus, yakni

BACA JUGA  Bupati Boltara Komitmen Perkuat Layanan Publik: Dari Government Care hingga MoU dengan Pengadilan Agama

“Restorasi Kabupaten Gorontalo yang Berkemajuan dan Berkelanjutan”, khususnya dalam misi membangun sumber daya manusia yang beragama, berbudaya, unggul, dan kompetitif.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Kecamatan Telaga Jaya menargetkan penanganan dampak banjir tidak lagi bersifat reaktif, melainkan lebih terencana, cepat, dan berorientasi pada ketahanan masyarakat.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kantor Pertanahan dan Dinas Perkimtan Boltara Koordinasi Penataan Ulang Tanah Eks-HGU
LABB KEBUT, Kejari Boltara Antar Barang Bukti Langsung ke Warga
Aditya Pontoh Terima BPJS Kesehatan, Boltara Targetkan Tambahan 7.000 Peserta
Buka Dialog Kebangsaan 2026, Wabup Tonny Junus Tekankan Aktualisasi Nilai Pancasila
Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
‎PMII Ngawi Bersama CBP-KPP dan Yayasan Bhakti Insan Cendekia Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Sofyan Puhi Ungkap Dua Kali Menolak Gelar Pulanga: Adat Adalah Amanah dan Pengingat bagi Pemimpin

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:53

Kantor Pertanahan dan Dinas Perkimtan Boltara Koordinasi Penataan Ulang Tanah Eks-HGU

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:44

LABB KEBUT, Kejari Boltara Antar Barang Bukti Langsung ke Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:32

Aditya Pontoh Terima BPJS Kesehatan, Boltara Targetkan Tambahan 7.000 Peserta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:07

Buka Dialog Kebangsaan 2026, Wabup Tonny Junus Tekankan Aktualisasi Nilai Pancasila

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:45

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Berita Terbaru