Nelson Pomalingo Dipercaya Kelola Kampus dan Perkebunan di Lampung, Usung Integrasi Riset dan Energi Terbarukan

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG, Asumsi.id – Sosok akademisi sekaligus birokrat berpengalaman, Prof. Nelson Pomalingo, kembali mendapat kepercayaan besar di tingkat nasional. Ia ditugaskan untuk mengelola perguruan tinggi sekaligus mengembangkan kawasan perkebunan produktif di Provinsi Lampung.

Penugasan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebagai bagian dari strategi memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, riset, dan pengembangan ekonomi berbasis sumber daya alam.

Program ini juga akan dijalankan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Lampung, guna memastikan pengembangan kawasan perkebunan berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dengan latar belakang sebagai mantan Bupati Gorontalo dua periode, mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo dan Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Nelson dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat dalam mengintegrasikan sektor akademik dan pembangunan daerah.

BACA JUGA  Pasca Pertemuan Cak Imin dan SBY, AHY : Jaga Pemilu 2024, Jangan Ada Intervensi, Intimidasi, Dan Kecurangan

Selain itu, ia juga dikenal sebagai profesor di bidang lingkungan dengan basis keilmuan pertanian, lulusan Universitas Sam Ratulangi, yang selama ini konsisten mendorong pembangunan berkelanjutan.

Dalam skema besar yang diusung, pengelolaan perguruan tinggi tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga diarahkan menjadi pusat inovasi yang terhubung langsung dengan pengembangan kawasan perkebunan terpadu. Model ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan industri dan masyarakat.

Program tersebut turut melibatkan kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, guna memperkuat riset di bidang pertanian, kehutanan, dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Dukungan sektor swasta juga menguat, salah satunya dari pengusaha nasional Aburizal Bakrie yang disebut akan berperan dalam percepatan investasi dan hilirisasi produk perkebunan.

BACA JUGA  Bunda PAUD Siti Hanifah Apresiasi Karnaval Kemerdekaan RI Ke 78 IGTKI dan HIMPAUDI Kecamatan Bungkal

Tak hanya itu, pengembangan energi terbarukan menjadi bagian penting dalam program ini. Integrasi antara sektor pendidikan, perkebunan, dan energi dinilai sebagai langkah progresif dalam menjawab tantangan ketahanan pangan sekaligus transisi energi nasional.

Menanggapi kepercayaan tersebut, Nelson Pomalingo menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah secara optimal.

“Ini adalah peluang besar untuk menghadirkan model kolaborasi nyata antara dunia akademik, pemerintah, dan sektor swasta. Kami akan memastikan program ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan dan energi,” ujarnya.

Informasi penugasan ini menguat setelah Prof. Nelson Pomalingo terlihat bersama Zulkifli Hasan dan Aburizal Bakrie dalam satu penerbangan menuju Lampung untuk meninjau langsung lokasi pengembangan.

BACA JUGA  PPNI Bolmut Akan Menggelar Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Setelah kembali dari kunjungan tersebut, keesokan harinya Prof. Nelson langsung mengikuti rapat bersama Menko Pangan guna menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan. Dalam pertemuan itu disepakati pembentukan Tim Terpadu yang bertugas menyusun road map pengembangan kawasan dan pengelolaan perguruan tinggi secara komprehensif.

Tim ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, kementerian terkait, sektor swasta, serta dukungan akademik dari Universitas Indonesia Mandiri Lampung sebagai mitra lokal dalam penguatan riset dan implementasi program di lapangan.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru