Proses Pemakaman Bocah Tewas Dalam Karung Sempat Tertunda Karena Hujan Deras dan Banjir

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Hujan deras dan banjir mengiringi Pemakaman Salsabila Syarifatus Salamah (9), bocah perempuan yang ditemukan tewas di dalam karung, Suasana penuh haru menyelimuti kepulangan bocah tanpa dosa, pada Senin petang (9/12). Cuaca buruk berupa hujan deras dan banjir menggenangi rumah duka di Desa Kaliprahu, Kecamatan Ulujami, Pemalang.

Prosesi pemakaman sempat tertunda, karena sebelumnya jenazah almarhumah telah menjalani otopsi oleh tim DVI Polda Jateng. Di tengah cuaca ekstrem, keluarga dan warga desa yang berkumpul mengungkapkan harapan agar pelaku kejahatan keji tersebut segera tertangkap dan mendapat hukuman setimpal.

Kepala Desa Kaliprahu Purwadi yang juga mewakili keluarga korban, berharap agar penyelidikan segera menemukan titik terang.

BACA JUGA  Diduga Tidak Bisa Berenang 6 Anak Terseret Ke Tengah Laut 1 Meninggal Dunia

“Kami meminta keadilan atas kejadian ini. Pelaku harus dihukum setimpal atas perbuatannya,” ujar Purwadi.

Halaman rumah duka digenangi air dampak dari hujan deras yang mengguyur Desa Kaliprau sejak siang hari sehingga menyebabkan banjir.Hal ini menyebabkan prosesi pemakaman sempat tertunda beberapa jam. Selain menunggu cuaca membaik, pemakaman juga sempat ditunda karena menunggu kedatangan kedua orang tua korban yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Jenazah akhirnya dimakamkan di pemakaman desa setempat, dengan iringan isak tangis keluarga dan warga yang berada di lokasi.

Suasana duka menyelimuti seluruh proses pemakaman, di tengah harapan agar keadilan segera ditegakkan bagi korban kecil yang menjadi korban kebiadaban ini.

BACA JUGA  Mengenang Wafatnya Rahmat Gobel, Ribuan Warga Gorontalo Gelar Doa dan Zikir Bersama

Kronologi Kejadian
Korban, yang masih duduk di bangku sekolah dasar, dinyatakan hilang sejak Minggu siang (8/12). Saat itu, ia ditinggal sendirian di rumah oleh ibunya yang pergi ke pasar. Sepulang dari pasar, ibu korban mendapati rumah dalam kondisi berantakan, sementara Salsabila tak ditemukan.

Pencarian dilakukan di sekitar rumah, tetapi tidak membuahkan hasil. Malam harinya, ayah korban menemukan karung mencurigakan di gudang rumah. Ketika dibuka, ternyata karung itu berisi jasad putrinya yang sudah tidak bernyawa.

Upaya Pengungkapan Kasus
Kepolisian hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus yang mengejutkan masyarakat ini. Satreskrim Polres Pemalang telah memeriksa delapan saksi, termasuk keluarga, tetangga, dan pihak yang diduga mengetahui kejadian tersebut. (Ragil).

BACA JUGA  Karutan Pemalang Didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan Kunjungi Kantor Kejari
Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru