Limboto, Asumsi.id – Pemerintah Desa Duwanga merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Desa Duwanga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, dengan menggelar Rakyat Fest 2026 pada Rabu (23/9/2026).
Mengusung tema “Bangkit Bersama Duwanga Jaya”, ajang ini lahir dari sinergi antara Pemerintah Desa Duwanga, Karang Taruna Lestari, dan Mahasiswa KKN Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Momen bersejarah ini juga dirangkaikan dengan peresmian Jalan Dj. Parabuat sepanjang kurang lebih 600 meter. Perbaikan jalan yang sebelumnya dalam kondisi prihatin tersebut disambut hangat oleh warga setempat.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, Kadis PUPR, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Espin Tulie, Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Dapil Dungaliyo-Bongomeme Novalandi Gani, serta jajaran kepala desa se-Kecamatan Dungaliyo.
Dalam laporannya, Kepala Desa Duwanga mengungkapkan rasa syukur atas perubahan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh warga. “Hari ini masyarakat Desa Duwanga sudah mulai tersenyum dengan adanya jalan ini. Kemarin kondisi Duwanga yang kita tahu bersama sangat memprihatinkan,” tuturnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Novalandi Gani. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang telah merealisasikan janji pembangunan infrastruktur bagi warga Desa Duwanga.
Sementara itu, Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi sinergis antara pemerintah desa, pemuda Karang Taruna, dan mahasiswa KKN UNG. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
”Rakyat Fest bukan sekadar panggung hiburan, ini adalah panggung kebersamaan, panggung kreativitas, dan panggung untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Tonny.
Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, Tonny mengucapkan selamat ulang tahun ke-19 untuk Desa Duwanga dan berpesan agar momentum ini dijadikan ajang memperkuat komitmen pembangunan desa.
”Pemuda adalah kekuatan desa. Jadilah pemuda yang kreatif, produktif, dan memiliki semangat tinggi untuk membangun desa. Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi nyata,” tegas Tonny.








