Aditya Pontoh Teken Addendum BPJS Kesehatan, Peserta JKN Boltara Bertambah 7.000 Jiwa

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, ASUMSI.ID – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menambah sebanyak 7.000 peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui skema Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU dan BP) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

Penambahan tersebut ditandai dengan penandatanganan Addendum Rencana Kerja Kepesertaan PBPU dan BP Tahun 2026 antara Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano, yang berlangsung di Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah X, Manado, Senin (26/10/2026).

Addendum ditandatangani langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Boltara, Mohammad Aditya Pontoh, bersama Pelaksana Harian (Plh.) Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Daryono.

Dalam sambutannya, Aditya menjelaskan bahwa penambahan kepesertaan tersebut telah dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026.

BACA JUGA  Tutup Festival Budaya Jawa Tondano Ke-XX, Wabup Tonny Junus: Jaga Identitas Budaya Akulturasi Jawa-Minahasa

Dengan penambahan 7.000 jiwa, jumlah peserta PBPU dan BP yang didaftarkan Pemkab Boltara meningkat dari sebelumnya 22.000 jiwa menjadi 29.000 jiwa.

“Dengan penambahan ini, total kepesertaan PBPU dan BP yang didaftarkan Pemda menjadi 29.000 jiwa. Ini adalah ikhtiar kita agar semakin banyak masyarakat Boltara yang terlindungi jaminan kesehatannya, sehingga pemenuhan hak dalam mengakses pelayanan kesehatan semakin luas,” ujar Aditya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas sinergi dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam pelaksanaan Program JKN di Kabupaten Boltara.

Sementara itu, Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Daryono, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan komitmen Pemkab Boltara dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

BACA JUGA  SDN 4 Sumalata Ikuti Kompetisi Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Gorut

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta di Boltara.

Penandatanganan tersebut turut dihadiri pimpinan DPRD Boltara, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Boltara Maria M. Lumi, para asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Melalui penambahan kepesertaan ini, Pemkab Boltara berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat keberlanjutan Program JKN di daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik
Pemkab Boltara Ikuti Verifikasi Lapangan PUG untuk Penghargaan Parahita Ekapraya 2026
Kapolres Boltara Pimpin Apel Operasi Patuh Klabat 2026, Prioritaskan Keselamatan Berlalu Lintas
Bupati Sofyan Puhi Tegaskan Komitmen Pemkab Gorontalo Dukung Pengembangan Pesantren
Bupati Sofyan Dorong Peran Strategis Pramuka di Penutupan KMD Gelombang – IV

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:32

‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00

Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:31

Aditya Pontoh Teken Addendum BPJS Kesehatan, Peserta JKN Boltara Bertambah 7.000 Jiwa

Berita Terbaru