Bau Busuk Menyengat Dari Luapan Sampah di Pasar Comal, Pedagang dan Warga Dirugikan

Minggu, 19 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Akibat tumpukan sampah yang dibiarkan selama 3 bulan tidak dibuang, di jalan masuk belakang pasar Comal, Pemalang, Jawa tengah, Puluhan Pedagang menutup kiosnya tidak bisa berjualan.

Tumpukan sampah sepanjang kurang lebih puluhan meter, menutup akses jalan di depan deretan kios dan lapak yang ada, menurut penuturan beberapa Pedagang dan warga setempat, Tumpukan sampah sudah ada sejak November 2024 lalu,

Bau busuk air dari resapan sampah, memunculkan ribuan belatung dan lalat yang merambah ke sejumlah kios, bahkan akses pintu keluar masuk ke pemukiman warga pun tertutup karena banyaknya belatung yang bermunculan, tidak hanya itu beberapa pintu kontrakan terlihat’ kosong ditinggalkan penghuninya karena bau sampah yang menyengat, mereka lebih memilih pindah kontrakan yang aman dan nyaman.

BACA JUGA  DPD dan Fraksi PKS Kabupaten Pemalang Silaturahmi di Kediaman Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Fitrianingsih ( 42 ) salah seorang warga RT.02/04 Dukuh Balutan, kelurahan Purwosari yang juga sekaligus sebagai pedagang kopi di pasar Comal, menceritakan bahwa dirinya selama 3 bulan jualan merugi kurang lebih 5 juta,akibat sepinya pembeli dampak dari menumpuknya sampah di dekat warungnya,

“Saya terpaksa jualan walaupun merugi, karena kalau ngga jualan takut warungnya ikut terbakar karena sampah, seperti kejadian beberapa hari yang lalu,” tutur Fitrianingsih, pada Minggu (19/1 ).

Dirinya menceritakan, akibat pembakaran sampah beberapa waktu lalu, warungnya nyaris ikut terbakar,

“Ngga tahu mas mungkin ada orang yang membakar sampah lalu merembet hampir kena warung saya, ” sambungnya.

“Dulu saat belum ada sampah menumpuk saya bisa dapat omzet dagangan antara 300- 400 ribu, sekarang paling banter 50 ribu, saya mesti bertahan karena suami juga kios dagangan burungnya ikut tertutup tumpukan sampah, saya berharap ada bantuan dari pemerintah, anak saya dua harus sekolah dan makan, ” tutupnya sambil menyeka air matanya.

BACA JUGA  Diguyur Hujan Semalaman Dua Desa di Kecamatan Ulujami Pemalang Banjir

Tumpukan sampah yang membusuk di pasar Comal ini, tidak hanya berdampak kepada para pedagang saja, warga terdekat pun ikut menanggung dampaknya,

Mulyono ( 60 ) mengungkapkan jika hampir setiap malam dirinya tidak bisa tidur karena bau busuk sampah yang menyengat,

“Hampir setiap malam saya ngga bisa tidur bau sampah sampai masuk ke rumah,” ungkap Mulyono yang tinggal persis dibelakang deretan kios bagian belakang pasar Comal.

Tumpukan sampah yang sudah ada sejak 3 bulan belakangan ini, menutup akses jalan masuk ke bagian belssjngtpasar Comal Pemalang, Pihak Pemkab Pemalang berjanji akan membersihkannya pada pertengahan Januari tahun ini. Akan tetapi pada kenyataannya tak kunjung dilakukan , nasib para pedagang dan warga pun hanya bisa menunggu,Janji -janji manis dari Pemerintah setempat . (Ragil).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan
Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025
Pimpinan DPC PKB Boltara Hadiri Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta
‎Polsek Bolangitang Pasang Banner Larangan PETI, Tujuh Ekskavator Terdata di Enam Titik
Pemkab Boltara Sosialisasikan GENTING dan Edukasi Pasar Modal, ASN Diajak Jadi Pelopor Cegah Stunting

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:00

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:50

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:40

Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:15

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:40

Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025

Berita Terbaru