Boltara, Asumsi.id – Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025, Boltara berhasil meraih penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovasi. Acara penganugerahan ini turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.
Penghargaan IGA 2025 yang diserahkan oleh Deputi I BNPP, Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., diterima langsung oleh Wakil Bupati Boltara, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP. Prosesi penganugerahan disiarkan secara live melalui kanal resmi YouTube BSKDN Kemendagri pada Rabu (10/12/2025).

Diketahui, dalam penilaian tahun ini, Boltara menonjol melalui dua inovasi unggulan yang mendapat perhatian nasional, yakni SERDADU dan SI KARLOTA. Keduanya merupakan program resmi pemerintah daerah yang telah terbukti memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
SERDADU (Sistem Kesejahteraan Daerah Terpadu) merupakan inovasi pengelolaan data kemiskinan yang memungkinkan pemerintah daerah membangun basis data kesejahteraan yang terintegrasi, akurat, dan mudah diverifikasi. Sistem ini membantu pemetaan kondisi masyarakat, validasi penerima manfaat, dan memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. SERDADU berperan penting dalam percepatan penanganan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting melalui integrasi data lintas sektor dalam satu platform terpadu.

Sementara itu, SI KARLOTA (Sistem Informasi Kampanye Antar Kelompok Terbatas) dikembangkan untuk memperkuat edukasi dan kampanye terkait pengendalian penduduk, keluarga berencana, perlindungan perempuan dan anak, serta pencegahan stunting. Dengan metode kampanye antar kelompok terbatas yang dilakukan secara berkelanjutan, pesan-pesan edukasi dapat tersampaikan lebih efektif, terutama kepada kelompok masyarakat yang selama ini sulit dijangkau.

Selain Boltara, Klaster Daerah Perbatasan terinovatif yaitu Kabupaten Minahasa Utara, Sumba Timur, Kota Batam, dan Kabupaten Blitar. Selanjutnya kategori wilayah Papua terinovatif yaitu Kabupaten Sorong, Kaimana, dan Mimika.*













